Sabtu, 26 Mei 2018, 15:20
Home / NEWS / POLRES MUNA MEDIASI PERSETERUAN ANTARA PEMERINTAH DAN MASYARAKATNYA, CAMAT SEPERTI TAK IKHLAS
Pertemuan Mediasi Antara Camat Watoputeh Dan Masyarakatnya Di Ruang Kasat Intelkam Polres Muna, IPTU Kaharudin Kaendo (06/04/2018).

POLRES MUNA MEDIASI PERSETERUAN ANTARA PEMERINTAH DAN MASYARAKATNYA, CAMAT SEPERTI TAK IKHLAS

WAGATABERITA.COM – MUNA. Terjadinya perseteruan antara Kepala Camat Watoputeh, Alifakara selaku Kepala Pemerintahan setempat dengan masyarakatnya yang bakal menggelar kejuaraan Volly Ball dengan menggunakan wadah Brigade Sowite Bersatu (BSB), yang mencuat di permukaan public, kini menemui titik terang untuk di selesaikan secara persuasif.

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paritongan Sinaga, menunjuk Kepala Satuan (Kasat) Intelkamnya, IPTU Kaharudin Kaendo untuk menjembatani penyelesaian perseteruan tersebut.

Mendapatkan amanah dari atasannya itu, Kaharudin Kaendo pun menghadirkan langsung ke empat elemen itu yakni Camat Watoputeh, tokoh pemuda masyarakat Watoputeh yang di wakili oleh La Samia dan beberapa rekannya, pengurus BSB Muna yang di wakili langsung oleh Ketuanya Masrul dan beberapa pengurusnya, serta beberapa tokoh masyarakat Watoputeh yang di hadirkan oleh Camat Watoputeh.

Ke empat elemen itu di hadirkan langsung di Polres Muna, pada Jumat (06/04/2018), untuk di lakukan mediasi atas informasi yang telah berkembang di media massa bahwa Camat Watoputeh melarang masyarakat menggelar kejuaraan Volly Ball di wilayah pemerintahannya sehingga terjadi perseteruan.

Pemilik dua balok di pundak itu kepada wagataberita.com mengatakan dirinya hanya menjalankan tugasnya apa yang sudah diperintahkan oleh atasannya dengan sebaik mungkin, agar dalam lingkungan masyarakat pada kehidupan keseharian mereka dapat berjalan kondusif tanpa perseteruan dalam bentuk apapun.

“Sebagai pengayom kami harus dapat mencarikan solusi yang terbaik buat masyarakat agar selalu kondusif dalam lingkungannya. Mediasi yang kami lakukan ini adalah solusi untuk kita semua. Dan kami pun sangat berharap agar kesalah pahaman yang terjadi ini bisa terselesaikan dengan cara yang baik-baik sehingga tidak berujung pada hal-hal yang tak diinginkan,” katanya.

Tambah Kahar, bahwa proses mediasi yang di lakukan ini, kedua belah pihak harus sama sama legowo baik Camat maupun masyarakat karena semua ini adalah untuk kebaikan buat kita semua terutama buat daerah. Lanjut Kahar, bahwa untuk persoalan izin kami tidak bisa menolak apalagi melarang masyarakat, karena dari beberapa syarat yang sudah ada dalam SOP itu semua dapat di penuhinya, tetapi alangkah lebih baiknya koordinasi dengan Pemerintah atau Bupati tetaplah dilakukan bersama.

Sementara itu Ketua BSB Muna, Masrul atas mediasi yang dilakukan oleh atas inisiatif Kapolres Muna itu, melalui Kasat Intelkam polres Muna dirinya sangat berterimakasih dalam penyelesaian masalah yang di hadapinya.

“Terimkasih kepada Bapak Kapolres Muna yang memiliki inisiasi memediasi persoalan kami dengan Camat Watoputeh, hingga kami dapat di berikan izin untuk melanjutkan Kejuaraan Volly Ball yang sudah kami siapkan,” tutur Masrul yang juga adalah mantan Kepala Sekolah SMAN 2 Raha di zaman Bupati Muna Ridwan Bae itu.

Atas kejadian yang dialami oleh pihaknya, Masrul pun berharap semoga hal ini tidak terulang lagi, baik buat kami selaku masyarakat Watoputeh maupun wilayah di kecamatan lainnya di Muna.

Mantan Kepala SMAN 2 Raha itu dengan kegiatan yang di rencanakan bersama masyarakat Watoputeh itu dirinya dengan niat baiknya mengatakan bahwa kejuaraan Volly Ball yang bakal dilaksanakan ini adalah hanya semata-mata untuk membantu masyarakat dan Pemerintah daerah untuk mengembangkan potensi atlit olahraga di muna dalam hal ini Volly Ball. Apalagi saat ini kita di Muna akan mempersiapkan diri dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Kolaka nanti.

Ditempat yang sama Camat Watoputeh, Alifakara yang dimintai tanggapannya oleh wartawan atas mediasi itu, wajahnya terlihat semerawut seolah tak ikhlas dengan mediasi yang dilakukan oleh Polres Muna dalam penyelesaian perseteruan itu. Dirinya pun belum dapat memberikan tanggapan sebelum bertemu Bupati Muna.

“Tunggu dulu nanti setelah bertemu sama Bupati Muna baru saya akan klrarifikasi,” katanya.

Dalam pertemuan mediasi yang di gelar oleh Polres Muna, dua tokoh masyarakat yang di gelar oleh Polres Muna, dua tokoh masyarakat yang di hadirkan oleh Camat Watoputeh, mendukung kegiatan Kejuaraan Volly Ball yang bakal di gelar oleh masyarakat Watoputeh pada april 2018 ini. (Zainal Arifin Suyoto)

Check Also

MAYAT MR X DIKETEMUKAN WARGA DI SUNGAI PANCAR GLAGAS PROBOLINGGO

WAGATABERITA.COM.- PROBOLINGGO, Sesosok mayat tanpa identitas atau Mr X, gegerkan warga yang tinggal di

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *