Jumat, 21 September 2018, 1:41
Home / PROBOLINGGO / DUA DAERAH SALING KLAIM ‘SAVANA SIKASUR’ DI LINGKAR ARGOPURO JATIM
Areal 'Savana Sikasur', Sabtu (12/05/2018) Sumber Foto : Istimewa

DUA DAERAH SALING KLAIM ‘SAVANA SIKASUR’ DI LINGKAR ARGOPURO JATIM

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Areal ‘Savana Sikasur’ yang berada lingkar gunung Argopuro, Jawa Timur, sejak beberapa hari terakhir ramai diperbincangkan publik.

Pasalnya dua daerah yang berbatasan langsung, yakni kabupaten Probolinggo dan kabupaten Situbondo, terlibat saling klaim atas hamparan rumput perbukitan yang diketahui memiliki keindahan alam eksotik itu.

Polemik akhirnya mencuat, setelah jajaran pemerintah kabupaten Probolinggo, melakukan kunjungan ke areal ‘Savana Sikasur’. Setelahnya lantas muncul postingan ‘Facebook’ di akun bernama ‘Info Kabupaten Probolinggo,’ yang mengklaim kepemilikan, serta berencana menjadikan lokasi wisata baru.

Hal itu sontak memantik reaksi DPRD kabupaten Situbondo, untuk menggalang tanda tangan dukungan kepemilikan areal ‘Savana Sikasur’ tersebut.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kabudayaan, kabupaten Probolinggo, M. Sidik Widjanarko menyampaikan, jika kawasan berketinggian 2.500 meter diatas permukaan laut (MDPL) itu, berjarak sekitar 10 km dari wilayah desa Kalianan, kecamatan Krucil, kabupaten Probolinggo.

“kalo berdasarkan Goggle Map begitu, peta diambil Perhutani Probolinggo dari Goggle Map,” kata Sidik Sabtu (12/05/2018).

Lanjut Sidik, jika areal ‘Savana Sikasur’ masuk dalam rangkaian pembangunan wisata 4 B (Bremi). Yakni meliputi wisata Bremi dan Taman Hidup, sebagai target pengembangan wisata setelah 1 B (Bromo), dengan cakupan wisata Gunung Bromo dan air terjun Madakaripura.

Sedangkan dua titik wisata lain yang menjadi fokus pengembangan, yakni 2 B (Bentar), meliputi Pulau Gili Ketapang dan Pantai Bentar. Serta ada 3 B (Binor), meliputi Pantai Duta dan Pantai Bohay.

“Jadi tidak ada maksud rebutan wilayah, tetapi menjual paket 4 B (Bermi, red) untuk keperluan kunjungan wisata saja,” Ujar Sidik.

Sementara itu, Adm Perhutani Probolinggo, Tubagus Aep Saepudin menjelaskan, jika pihaknya sudah melakukan penarikan titik koordinat sesuai dengan peta yang ada. Dan hasilnya, areal ‘Savana Sikasur’ sebagian masuk wilayah Kabupaten Probolinggo.

“Jadi sebagian wilayah Sikasur masuk Probolinggo dan sebagian lagi masuk Situbondo. Karena daerah itu merupakan daerah tapal batas,” Tegasnya.

Tubagus menjelaskan, berdasarkan kewilayahan ‘Savana Sikasur’ merupakan daerah Taman Nasional Pegunungan Argopuro yang dikelola oleh pihak perhutani, dan juga masuk daerah kawasan observasi lingkungan. (Zulkiflie)

Check Also

PULUHAN PEDAGANG BUAH MELURUG KANTOR DPRD KOTA PROBOLINGGO

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Puluhan pedagang buah yang biasa berjualan di sepanjang jalan Cokro, Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *