Senin, 28 Mei 2018, 12:06
Home / NEWS / RATUSAN WARGA TRENGGALEK GELAR AKSI SOLIDARITAS, KECAM TEROR BOM DI BERBAGAI TEMPAT
Aksi Solidaritas Yang Mengecam Teror Bom Oleh Ratusan Masyarakat Di Bawah Tugu Garuda Alun - Alun Trenggalek.

RATUSAN WARGA TRENGGALEK GELAR AKSI SOLIDARITAS, KECAM TEROR BOM DI BERBAGAI TEMPAT

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Kecam aksi keji teror bom di Surabaya serta kericuhan di Mako Brimob, ratusan warga di Kota Keripik Tempe menggelar aksi solidaritas di bawah tugu garuda Alun – Alun Kabupaten Trenggalek. Dengan menyalakan lilin dan doa bersama, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk perlawanan dan penolakan masyarakat terhadap segala bentuk aksi teror yang terjadi akhir – akhir ini.

Menggandeng seluruh lapisan masyarakat, baik pemuka agama, ormas, aparat serta masyarakat umum, dalam kesempatan yang sama juga turut dideklarasikan aksi melawan teroris.

“Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk doa kita, atas aksi – aksi teroris yang terjadi akhir – akhir ini agar segera berhenti dan tidak terjadi kembali khususnya di Indonesia. Doa – doa yang dipanjatkan ini juga merupakan bentuk solidaritas warga di Surabaya, Sidoarjo dan disekitarnya, yang mana selama ini dicekam oleh terorisme,” ucap Plt Bupati Trenggalek, Mochammad nur Arifin saat dikonfirmasi, Kamis (17/05/2018).

Dikatakan Arifin, untuk antisipasi di Kabupaten Trenggalek yakni dengan menscreening semua jajaran PNS, TNI/Polri yang berafiliasi dengan paham – paham perusak negara. Pihaknya menegaskan bahwa sudah melakukan kesepakatan dengan TNI/Polri untuk melakukan screening jajaran Pemerintah Daerah.

Tak hanya itu, Arifin mengatakan bahwa dalam kegiatan ini pihaknya juga akan menghidupkan gerakan peduli tetangga. Seperti yang diketahui bahwa saat bulan Ramadhan, banyak yang melakukan perjalanan mudik (pulang kampung). Sehingga bagi orang asing, baik tamu maupun tetangga untuk saling mengawasi, menjaga dan mengingatkan.

“Mengantisipasi adanya hal – hal yang tidak diinginkan, terlebih saat musim mudik lebaran, kami akan melakukan operasi bersama melibatkan TNI/Polri dan Satpol PP. Guna mengawasi gerak – gerik yang mencurigakan bagi siapapun yang berkunjung ke Trenggalek,” imbuhnya.

Untuk pantauan di Kabupaten Trenggalek, lanjut suami Novita Hardiny ini, berdasarkan laporan yang masuk ke Pemerintah Daerah masih nihil dan dalam kategori aman.

Hanya saja, pihaknya menekankan untuk meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan agar hal – hal yang buruk seperti aksi teror yang terjadi akhir – akhir ini di beberapa tempat bisa diminimalisir. (Ayu Mila Sari)

Check Also

TAK SESUAI AGENDA, DPRD TRENGGALEK TUNDA RAPAT PARIPURNA

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Dinilai tidak sesuai agenda yang telah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *