Minggu, 19 April 2026, 21:38
Home / NEWS / HUKUM / SEGERA BEBAS PERCOBAAN LINDH AKAN TETAP DIBATASI DAN DIPANTAU
John Walker Lindh.

SEGERA BEBAS PERCOBAAN LINDH AKAN TETAP DIBATASI DAN DIPANTAU

WAGATABERITA.COM – VIRGINIA. Seorang pria Amerika bernama John Walker Lindh yang telah mengaku bersalah telah berperang untuk Taliban setelah serangan (09/11) lalu rencananya dijadwal bebas dari penjara bulan depan dengan syarat dibatasi akses internetnya.

Seorang hakim federal di Virginia memerintahkan agar Lindh (38) tidak dapat memiliki perangkat berkemampuan internet tanpa izin dari kantor masa percobaannya, tidak dapat melihat atau mengakses video ekstremis atau terorisme, dan harus membiarkan kantor masa percobaan memantau penggunaan internetnya.

“Mengingat sifat langka dari kejahatan terdakwa dan sejarah dan karakteristik pribadinya yang unik, petugas masa percobaan baru – baru ini mengajukan permintaan yang meminta pengadilan untuk memberlakukan ketentuan khusus tambahan pembebasan yang diawasi yang akan mengatur perilaku pasca kurungan terdakwa,” tulis Hakim TS Ellis III dalam surat – surat pengadilan diajukan awal bulan ini.

Hukuman 20 tahun penjara yang dijatuhkan pada Lindh di tahun 2002 setelah ia mengakui kesalahannya karena memberikan layanan kepada Taliban dan membawa bahan peledak sebagai tindak pidananya. Menurut ketentuan hukuman, masa percobaannya akan berlangsung selama tiga tahun, Lindh dijadwalkan akan dibebaskan dari penjara federal di Terre Haute, Indiana, pada 23 Mei mendatang.

Hakim juga memerintahkan agar Lindh tidak dapat berkomunikasi dengan siapa pun secara online dalam bahasa apa pun selain bahasa Inggris selain pembatasan penggunaan internet. Dalam hal ini Ellis juga memutuskan bahwa Lindh tidak dapat meninggalkan Amerika Serikat tanpa izin dari pengadilan, dan ia harus menjalani konseling kesehatan mental.

Lindh diketahui awalnya menentang pembatasan pengajuan dari Pengadilan tetapi akhirnya membatalkan keberatannya setelah berkonsultasi dengan seorang pengacara.

Ellis mengatakan bahwa Lindh dapat berusaha untuk memodifikasi beberapa atau semua batasan khusus jika dia menyesuaikan diri dengan rilis yang diawasi.

Lindh berusia 20 tahun ketika dia ditangkap saat invasi AS ke Afghanistan pada November 2001.

Dia berada di antara sekelompok tahanan Taliban yang diduga mengambil bagian dalam pemberontakan dengan kekerasan di kompleks penahanan pada bulan yang sama. Pemberontakan menyebabkan kematian Johnny Spann, seorang agen CIA yang terlibat pertanyaan pada Lindh sesaat sebelum pemberontakan.

Ketika Lindh didakwa, Departemen Kehakiman mengatakan bahwa ia bertemu secara pribadi dengan pemimpin Al Qaeda Osama Bin Laden dan dilatih di sebuah kamp Al Qaeda di Afghanistan sebelum serangan (09/11), namun Pemerintah membatalkan tuduhan terorisme sebagai imbalan atas pembelaannya yang bersalah.

Pada hukumannya, Lindh mengatakan dia pergi ke Afghanistan dan bergabung dengan Taliban untuk melawan apa yang dia lihat sebagai Aliansi Utara anti Muslim dan kemudian mengetahui tentang hubungan dekat Taliban dengan bin Laden. “Saya ingin rakyat Amerika tahu bahwa seandainya saya menyadari apa yang saya ketahui sekarang tentang Taliban, saya tidak akan pernah bergabung dengan mereka,” katanya kepada pengadilan, dalam hal ini Ellis mengatakan tidak ada bukti bahwa Lindh berperan dalam pembunuhan Spann. (Red/nbc)

Check Also

KONDISI PERADRI SETELAH DITINGGAL KETUM NYA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Perhimpuan Advokat Republik Indonesia ( PERADRI ) merupakan salah satu organisasi advokat …