WAGATABERITA.COM – SURABAYA.
Ada angin menyusup ke hati
Seperti wahyu yang turun dini hari
Memberinya inspirasi
Menggerakkan seluruh diri
Bermula dari sana
Ketika Ia terpana
Mendengar kisah
Gadis Muda, di Rohingya
“Aku baru saja menikah
Tak terduga, di malam buta
Rombongan itu tentara
Masuk ke kamarku
Mereka ikat suamiku
Mereka telanjangi aku
Mereka bekap mulutku
Aku menjerit
Tiada terdengar
ya Allah
Mereka bergilir perkosa aku
Di depan suamiku (2)
Suamiku tiada daya
Karena duka, Ia meronta
Astaga!
Mereka tembak di kepala
Aku ingin mati saja
Ada angin menyusup di hati
Seperti wahyu yang turun dini hati
Memberinya api
Ketika ia melihat itu nyeri
Membludak pengungsi
620 ribu kepala
Terbesar yang pernah ada (3)
Itu bangsa
Tanpa negara
Terbanyak dalam sejarah (4)
Di Rohingya, di Rohingya
Kumpul semua derita
Ada angin menyusup dihati
Seperti wahyu yang turun dini hari
Harus ada yang bersuara
Beri kabar dunia
Ia membuat berita
Dunia terpana
Kini, Ia yang terpana
Dari aneka negara
Bantuan datang segera
Aneka rupa
Beragam daya
Dalam diam,
Ia berdoa :
Terima kasih ya Allah
Para cucu Adam
Dari aneka wilayah
Beri apa yang bisa
Terima kasih ya Allah
Baru kini kumengerti
Mereka yang punya hati
Sesunguhnya mereka bersaudara (5)
CATATAN KAKI
1. Puisi esai mini ini ikut diinspirasi oleh satu ayat dalam Juz 26, Alquran : Q. 46 : 1 – Q. 53 : 30.
2. Korban yang diperkosa massal di Rohingya bukan perkosaan biasa. Perkosaan sudah menjadi alat yang sistematis menjatuhkan mental sebuah etnis.
3. Pengungsi Rohingya di Banglades tercatat sebagai jumlah pengungsi terbesar yang pernah ada.
4. Rohingya juga bangsa yang terbanyak jumlah penduduknya yang tak punya negara.
5. Hati yang tersentuh untuk membantu dapat terjadi pada seluruh cucu Nabi Adam, apapun agama dan identitas sosialnya.
Orang – orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Q. 46 : 10
(Red/IWO, Senin 11/06/2018)
- PUISI DENNY JA SAHUR HARI KE DELAPAN, LEPAS DARI BOM, KUPANGGIL NAMA – MU DALAM HENING
- PUISI DENNY JA SAHUR HARI KETUJUH ‘KAMPUNGKU SAYANG, KAMPUNGKU CELAKA’
- PUISI DENNY JA SAHUR HARI KEENAM LUKA TERUS MENYALA (1)
- PUISI DENNY JA : SAHUR HARI KETIGA, BURUNG GAIB BERNAMA IMAN
- TULISAN DENNY JA : DAN IBU ITU MENGAJAK BOCAH CILIKNYA IKUT SERANGAN BOM BUNUH DIRI
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.