Selasa, 21 April 2026, 22:34
Home / NEWS / BUPATI : INI FUNGSI “RUMAH BAWANG” BAGI PETANI
Bupati Probolinggo, hj Puput Tantriana Sari.

BUPATI : INI FUNGSI “RUMAH BAWANG” BAGI PETANI

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari, segera membuat “Rumah Bawang” yang fungsinya sebagai sarana petani menjual hasil pertanian bawang merahnya.

Disebutkan Tantri, nantinya hasil panen bawang merah petani yang masuk ke rumah bawang akan diolah menjadi barang siap saji. Tujuannya agar saat harga bawang merah murah seperti saat ini, para petani masih bisa mendapatkan keuntungan.

“Intinya bawang merah dari petani ini, setelah masuk rumah bawang bukan lagi menjadi barang mentah,” Ujar Tantri.

“Akan tetapi, menjadi sebuah produk baru, yang tentunya saat dijual ke pasaran harganya bisa lebih tinggi, dari pada dijual secara mentahan,” terangnya, kepada wartawan, usai melakukan serah terima jabatan, di Pendopo Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Kamis (27/09/2018).

Tantri juga berharap, adanya “Rumah Bawang” kedepan, bisa menjadi sebuah rumah edukasi bagi masyarakat, yang hendak belajar tentang tanaman bawang merah Kabupaten Probolinggo, dimana kualitasnya termasuk terbaik di Indonesia.

Bupati Tantri menargetkan, realisasi adanya “Rumah Bawang” paling cepat akan diwujudkan pada tahun 2019 mendatang.

Senada disampaikan Gubernur Jatim, Soekarwo. Ia menyampaikan, dalam pembangunan Kabupaten Probolinggo lebih baik. Ia berharap, agar pemerintah setempat melakukan pembenahan di sektor pertanian.

Pasalnya 70 persen roda perekonomian di Kabupaten Probolinggo, merupakan sektor pertanian. Atensinya menurut Soekarwo, terletak pada penanganan pasca panen.

“Misal untuk harga bawang merah yang turun saat ini, mestinya dirubah dulu jadi bawang goreng. Jadi jangan dibiasakan, dijual dalam bentuk fresh,” kata Soekarwo.

“Begitu juga jika musim panen cabe dan harganya turun, bisa dibuat Bon Cabe agar harga jualnya naik. Itu namanya tekhnologi pertanian,” tandasnya.

Sebagai informasi, harga jual bawang merah di Kabupaten Probolinggo saat ini, merosot di angka Rp 6 ribu perkilogram.

Harga tersebut, lebih rendah dari harga jual bawang merah di Kabupaten Brebes, yang mana harganya hanya menyentuh angka Rp 8 ribu perkilogram.

Dua kabupaten tersebut, merupakan daerah yang menjadi sentra penghasil bawang merah terbesar di Indonesia. (Zulkiflie)

Check Also

USAI DIBENTUK INI KEGIATAN PERTAMA PENGURUS PP IWO

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Jajaran Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) yang terbentuk beberapa waktu …