WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Kembali merebaknya isu mengenai ratusan warga negara Indonesia (WNI) eks organisasi Negara Islam di Iraq dan Suriah (ISIS) yang ingin kembali ke tanah air masih menjadi polemik dan sangat perlu dibahas khususnya oleg Pemerintah.
Pada kesempatan ini Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa hingga saat ini Pemerintah masih melakukan proses pembahasan rencana pemulangan ratusan WNI eks organisasi ISIS tersebut ke Tanah Air dari berbagai faktor.
Diistana Negara Jakarta Kepala Negara bilang memerlukan pandangan dari seluruh jajaran sebagai pertimbangan sebelum mengambil keputusan dan langkah apa yang akan diambil untuk mereka yang di ISIS tersebut.
โKita ini pastikan semuanya harus lewat perhitungan, kalkulasi, plus minusnya, semuanya dihitung secara detail dan keputusan itu pasti kita ambil di dalam rapat terbatas setelah mendengarkan dari kementerian – kementerian dalam menyampaikan hitung – hitungannya,โ kata Presiden Rabu, (05/02/2020).
Untuk diketahui bahwa ada dari mereka yang telah memusnahkan paspor dengan membakarnya sehingga secara pribadi saat ditanya awak media Presiden tidak setuju dengan rencana kepulangan mereka.
Kata Presiden, โkalau bertanya kepada saya, ini belum ratasย loย ya, saya akan bilang tidak. Tapi masih dirataskan,โ ucapnya menutup pembicaraan. (Red)
- DENSUS 88 KEMBALI AMANKAN SAMURAI DI PROBOLINGGO
- 3 TERDUGA TERORIS DITANGKAP DI KOTA PROBOLINGGO, PEMKOT MINTA WARGA TETAP TENANG
- TERDUGA TERORIS PROBOLINGGO, ADA YANG BERSTATUS PNS
- DENSUS 88 AMANKAN SENAPAN ANGIN DAN BARANG RAKITAN ELEKTRONIK DARI RUMAH TERDUGA TERORIS
- DENSUS 88 GREBEK RUMAH TERDUGA TERORIS DI PROBOLINGGO
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.