WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Abrasi pantai, yang terjadi di wilayah pesisir perkampungan Nelayan Probolinggo, menggugah rasa keprihatinan puluhan santri dan santriwati, Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong kabupaten Probolinggo Jawa Timur.
Rabu (22/02/2017), para santri melakukan penanaman ribuan bibit pohon Mangrove, di kawasan obyek wisata pantai bentar, yang lokasinya berada tepat di tepian jalur lintas Pantura Probolinggo – Situbondo.
Penanaman mangrove dilakukan secara manual, yakni dengan menancapkan bibit Mangrove setinggi 80 cm kedalam lumpur.
“Kita tanam pohon mangrove ini, agar kondisi alam tetap terjaga dan terus lestari,” ungkap Khafsah Nuraini, Santriwati.
Sejak tahun 2000 silam hingga kini, banjir Rob atau gelombang air pasang laut, kerap menerjang areal perkampungan nelayan Probolinggo.
2 titik langganan banjir Rob, meliputi daerah pesisir pantai di Kecamatan Kraksaan dan Paiton Probolinggo. Banjir Rob sendiri, biasanya terjadi di bulan Januari – Maret.
“Saya harap aksi kepedulian para santri ini, bisa menjadi contoh bagi masyarakat, agar sadar dan mau sama – sama merawat alam,” terang Muhammad Ilyas, Guru pembimbing. (Zulkiflie/Dir)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.