WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Puluhan warga Dusun Wangkal, Desa Kareng Kidul Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, Rabu (05/04/2017), melakukan aksi demo dan menyita alat berat, milik proyek Tol Paspro atau Pasuruan – Probolinggo.
Dengan membawa papan tulisan bernada protes, para pendemo menuntut pihak pelaksana proyek Tol, agar tetap membuka akses jalan desa, setelah sebelumnya ditutup karena ada aktifitas proyek Tol.
Para pendemo menganggap, jika jalan desa merupakan akses utama warga, dalam menjalankan aktifitas sehari – hari. Seperti, mengantar anak ke sekolah, beribadah, ataupun ke pasar. Jalan desa juga sebagai penghubung, akses warga menuju daerah lainnya.
“Kalau jalan ditutup, bagaimana kelanjutan kehidupan kami. Akses menuju desa lain atau kecamatan akan terputus. Kalaupun bisa dijangkau, maka harus memutar lebih jauh, hingga lima kilometer lebih,” keluh Anisa, salah seorang warga.
Menyikapi tuntutan warga, pimpinan proyek jalan tol Pasuruan – Probolinggo dari PT. Waskita, Wahyudi menyampaikan, pihaknya akan melakukan komunikasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Paspro, Agus Minarno, guna mencarikan solusi yang terbaik nantinya.
Sementara itu, Proyek Tol Paspro sendiri kini pengerjaannya sudah mencapai 19%. Untuk ruas Kareng Kidul, proses pembangunan Tol terus dikebut, dan tengah dilakukan pemasangan jembatan layang, karena letaknya yang membelah jalan raya Bantaran. (Zulkiflie/Dir)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.