Rabu, 10 Juni 2026, 19:34
Home / ENTERTAINMENT / EVENT / SAMBUT MUSIM TANAM PADI, PETANI PROBOLINGGO BALAPAN KUDA JEPANG
Peserta Lomba Saat Memacu Hand Traktornya. Sumber Foto : Zulkiflie

SAMBUT MUSIM TANAM PADI, PETANI PROBOLINGGO BALAPAN KUDA JEPANG

Peserta Lomba Hand Traktor. Sumber Foto : Zulkiflie

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Menyambut musim tanam Padi, petani di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, mempunyai cara unik, yakni dengan menggelar balapan Hand Traktor di lintasan berlumpur. Menariknya, tidak hanya petani pria, petani perempuan turut andil meramaikan adu kecepatan kuda jepang tersebut, Senin (17/04/2017).

Sebanyak 120 petani dari 64 kelompok tani, atau poktan sekabupaten Probolinggo ikut andil dalam balapan Hand Tracktor yang digelar paguyuban petani setempat. Menaklukkan lintasan berlumpur sepanjang 200 meter, di area persawahan desa Asembagus Kecamatan Kraksaan, menjadi tantangan tersendiri bagi peserta.

Peserta lomba, dilepas masing – masing 4 orang dengan sistem gugur dan hanya juara pertama yang berhak melaju ke babak selanjutnya. Tidak hanya kecepatan melahap lintasan, performa Traktor selama balapan juga menjadi acuan panitia dalam menetapkan pemenang.

Meski terbiasa membajak, namun tidak mudah bagi peserta menjadi yang tercepat. Selain genangan lumpur yang lebih dalam dibanding sawah pada umumnya, sempitnya lintasan juga menyulitkan peserta.

“Gak ada persiapan ikut lomba traktor ini, ya modal nekat saja meskipun nanti jatuh paling ya kelumpur, saya senang bisa ambil bagian menyambut musim tanam padi ini,” ungkap Tumila, peserta balap Hand Traktor.

Tokoh masyarakat Probolinggo, Hasan Aminuddin menyampaikan, Balapan alat pembajak sawah merupakan tradisi para petani Probolinggo, dalam menyambut musim tanam Padi kedua, sekaligus ajang silaturrahim antar petani. Sebelum menggunakan Hand Traktor, tradisi balap bajak sawah menggunakan Kerbau atau Sapi.

“Kegiatan ini, untuk mempertemukan para petani, dengan harapan mereka bisa saling bertukar informasi, guna bersama – sama menghasilkan produksi pertanian yang berkualitas dan tidak merugi,” terang Hasan.

Sementara itu, pemenang lomba selain mendapat uang tunai senilai total Rp 50 juta, juga disiapkan Trophy penghargaan bagi juara 1, 2, dan 3. (Zulkiflie/Dir)

Check Also

ADA YANG ANEH PADA FESTIVAL PUISI INI YUK PANTAU

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Ada yang aneh pada gelaran festival puisi satu ini.