WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. 2 turis perempuan asal Perancis, bernama Pauline Lanzini dan Zelie Tirand, dilaporkan tersesat di kawasan Gunung Bromo Jawa Timur, Kamis siang (11/05).
Hal itu diketahui setelah keduanya menelepon kedutaan besar Perancis, sebelum akhirnya telepon seluler mereka kehabisan daya baterai.
Adanya info turis hilang diawali laporan petugas kedutaan Perancis, yang menghubungi seorang pengamat gunung api di Yogyakarta. Pengamat itu, melanjutkan mengirim informasi ke kantor PVMBG Bandung.
“Kami sudah meneruskan informasi itu ke pos PVMBG Gunung Bromo dan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), selaku pengelola kawasan wisata itu, dan Tim infonya sudah bergerak sore tadi,” kata Gede Suantika, Kepala Bidang Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung.
Hingga Kamis petang, kedua turis belum ditemukan tim penyelamat. Tim pencari menduga, keduanya tersesat di antara kawah Gunung Bromo dan Gunung Batok. Pasalnya, daerah tersebut berbukit yang menjadi labirin. Sehingga potensial membuat pengunjung tersesat, apalagi tak berpengalaman.
“Petunjuk awal terjemahannya dari bahasa Perancis ‘di atas tangga ke kiri, sepanjang lunghungan sampai dengan titik tertinggi yang ada tudung/kain kuning, dan ada turunan dari punggungan lalu jalan ke kiri di dalam lembah yang arahnya kembali ke cemoro lawang,” terang Kepala pos PVMBG Gunung Bromo Ahmad Subhan, melalui pesan tertulisnya.
Dari informasi yang diperoleh, sebelum tersesat, kedua turis menginap di hotel kawasan Cemoro Lawang, Jumat (12/05/2017). (Zulkiflie/Dir)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.