Rabu, 2 Desember 2020, 3:18
Home / NEWS / TRI RISMAHARINI INGIN WUJUDKAN SURABAYA SEBAGAI KOTA PARIWISATA
Walikota Surabaya Tri Rismaharini Saat Mengunjungi Tugu Pahlawan. Sumber Foto : Syamsul Arifin

TRI RISMAHARINI INGIN WUJUDKAN SURABAYA SEBAGAI KOTA PARIWISATA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melakukan sidak di beberapa lokasi Cagar Budaya yang ada di Surabaya. Dia bersama dengan jajaran perangkat daerah terkait, Risma meninjau langsung beberapa lokasi seperti, Rumah HOS Cokroaminoto, Gedung Nasional Indonesia (GNI) Jalan Bubutan, Monumen Tugu Pahlawan, Kampung Kraton di Jalan Kramat Gantung dan Rumah W.R Soepratman Jalan Mundu.

Melalui hasil tinjauan tersebut Walikota Surabaya Tri Rismaharini menuturkan dirinya ingin menghidupkan kembali Kota Surabaya sebagai Kota Pahlawan yang nanti bakal dijadikan sebagai tempat pariwisata.

“Kemarin dinas pariwisata sudah saya suruh untuk mendata monumen dan situs – situs yang bisa diangkat menjadi  jujukan wisata,” kata Risma ketika memberi keterangan di Gedung Nasional Indonesia.

Melalui hasil sidak yang sudah dilakukan Risma pagi tadi, dirinya bersama jajaran terkait akan melakukan beberapa pembenahan salah satunya di jembatan peneleh yang berdekatan dengan rumah sejarah HOS Cokroaminoto.

“Nanti jembatan tersebut akan dibuat untuk pejalan kaki, agar warga bisa langsung melihat atau berkunjung ke situs – situs bersejarah di Zaman Mojopahit, salah satunya di kampung Kraton,” ungkap Risma.

“Dulu Surabaya itu pusatnya kerajaan Mojopahit yang memiliki nilai sejarah namun tidak banyak diketahui orang – orang, maka dari itu saya dan teman – teman akan menggali lebih dalam sejarah tersebut,” ujarnya.

Khusus untuk kampung Kraton, sambung Risma, tempat itu akan dijadikan sebagai cagar budaya karena baginya kampung itu unik. “Saya sudah mengkondisikan kepada teman – teman Dinas Pariwisata untuk merawatnya,” imbuhnya.

Dengan diperhatikannya lokasi cagar budaya di Surabaya, Risma menargetkan tahun 2018 semua situs dan monumen bersejarah sudah selesai dikerjakan.

“Mengingat banyaknya agenda dan tamu internasional yang datang ke surabaya, maka lokasi bersejarah ini bisa dijadikan sebagai tempat wisata baru bagi wisata lokal maupun internasional,” kata Walikota sarat akan prestasi tersebut.

Ditanya soal jumlah monumen, Risma mengatakan ada banyak sekali monumen dan memiliki nilai sejarah tersendiri. Ia kemudian sedikit bercerita sejarah Kota Surabaya sebelum kemerdekaan. (Syamsul Arifin/Halu)

Check Also

TREND MEMBAIK PRESIDEN MINTA STRATEGI GAS DAN REM PENANGANAN COVID TAK KENDOR

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Rapat Terbatas Laporan Komite Penanganan covid –