Kamis, 15 November 2018, 17:22
Home / NEWS / HUKUM / EDARKAN PIL KIRIK, DUA PEMUDA DIRINGKUS

EDARKAN PIL KIRIK, DUA PEMUDA DIRINGKUS

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Dua pelaku penyalahgunaan obat – obatan terlarang jenis pil LL berhasil ditangkap Satuan Reskoba Polres Trenggalek saat tengah melakukan transaksi. Kali ini kedua pelaku yang terjaring pihak kepolisian berhasil diamankan dari 2 lokasi yang sama.

Pelaku yakni Ahmad Aminudin (20) warga RT 02 RW 01 Desa Ngrambingan Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek bersama rekannya Ahmad Riadi Solikin alias Solidut (25) warga Dusun Buret RT 17 RW 06 Desa Buluagung Kecamatan Karangan tertangkap usai mengedarkan pil dobel L kepada salah seorang pembeli.

Berdasarkan informasi yang diterima, hasil penangkapan pelaku pil haram ini diketahui setelah mendapatkan laporan bahwa sering terjadi transaksi jual beli pil dobel L diwilayah Desa Buluagung Kecamatan Karangan. “Atas dasar informasi tersebut anggota Satreskoba polres Trenggalek berupaya melakukan pengintaian sebelum dilakukan penangkapan kepada pelaku dirumahnya dan menemukan sejumlah barang bukti berupa pil dobel L,” ucap Kapolres Trenggalek, AKBP Donny Adityawarman melalui Waka Polres Trenggalek Kompol Andy Ali pada keterangan pers realese, Selasa (22/08/2017).

Diakui Andy, berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku Ahmad Aminudin membeli pil dobel L tersebut dari pelaku Ahmad Riadi alias Solidut. Pelaku juga mengatakan bahwa dirinya hanya mengedarkan pil LL diwilayah Trenggalek saja.

Dari tangan pelaku Ahmad Aminudin, polisi berhasil mengamankan barang bukti diantaranya 810 butir pil ll yang dimasukkan kedalam tas kresek warna hitam, 1 buah HP merek Oppo dan uang tunai Rp 237 ribu rupiah.

Sedangkan dari hasil penggeledahan pelaku Ahmad Riadi alias Solidut, petugas berhasil mengamankan barang bukti diantaranya 860 butir pil dobel L, 1 buah HP merek ALDO warna hitam dan uang tunai Rp 335 ribu rupiah.

“Saat ini kedua pelaku masih menjalani penyidikan dan penyelidikan guna proses hukum lebih lanjut. Dan pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatannya itu sampai proses hukumnya selesai,” imbuhnya.

Akibat perbuatannya kedua pelaku ini dijerat pasal 197 jo Pasal 106 sub Pasal 196 jo Pasal 98, Undang – Undang RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. (Ayu Mila Sari/Halu)

Check Also

TINGKATKAN PAD, DINAS PARIWISATA TRENGGALEK NAIKAN HARGA TIKET KAWASAN WISATA

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Guna meningkatkan Pendapat Asli Daerah di Kota Keripik Tempe ini, Dinas Pariwisata dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *