Selasa, 13 November 2018, 14:25
Home / SURABAYA / MENTERI PPPA KAMPANYE THREE ENDS DI SURABAYA
Menteri Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise Saat Membuka Acara Temu Nasional PUSPA Di Dalah Satu Hotel Di Surabaya, Senin (28/08/2017). Sumber Foto : Endri Soedarto

MENTERI PPPA KAMPANYE THREE ENDS DI SURABAYA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise  Senin (28/08/2017), mengunjungi Surabaya untuk menghadiri acara Temu Nasional Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) dengan tema “Sinergi Untuk Perubahan.”

Tujuan kedatangan menteri ke Surabaya mengkampanyekan strategi unggulan Kementerian PPPA Three Ends, yakni upaya untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, mengakhiri perdagangan orang dan mengakhiri kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan.

“Perempuan dan anak tidak hanya menjadi perhatian Indonesia, tetapi juga dunia. Untuk itu, Negara berkomitmen menjaga dan melindungi perempuan dan anak tanpa adanya diskriminasi. Namun upaya ini tidak hanya dapat dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga perlu dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat,” ujar Yohana di Surabaya.

Yohana menegaskan masyarakat jangan takut melaporkan bila melihat tindakan kekerasan, baik fisik, psikis dan seksual yang terjadi di lingkungannya.

Kementerian PPPA telah berupaya menekan tindakan kekerasan, eksploitasi, diskriminasi, dan perlakuan salah lainnya terhadap perempuan dan anak dengan menyediakan berbagai unit layanan, seperti Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) di tingkat Polres dan perangkat hukum, diantaranya UU Perlindungan Anak, UU Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), dan UU Perdagangan Orang.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim H. Syaifullah Yusuf menjelaskan kawasan eks lokalisasi Dolly, kini sudah dimanfaatkan menjadi sentra Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) seperti usaha sepatu dan sandal, makanan, kain batik, kerajinan tangan dan kelompok belajar anak – anak berkebutuhan khusus.

Gus Ipul sapaan akrab Wagub Jatim itu  mengaku senang. Dia pun langsung membeli sepatu, sandal, dan kain batik hasil kerajinan warga terdampak penutupan lokalisasi Dolly.

“Saya sangat mendukung upaya pemerintah Kota Surabaya untuk menggerakkan dan memberdayakan eks warga lokalisasi dan warga terdampak penutupan lokalisasi Dolly. Hasilnya sangat bagus, tidak kalah dengan produksi atau buatan luar Saya akan bantu promosikan kepada masyarakat lain berbagai produk berkualitas ini,” kata Gus Ipul. (Endri Soedarto/Halu)

Check Also

NARSUM SEMINAR NASIONAL GMNI, CAK YUHAS SAMPAIKAN PRIHATIN INSIDEN KERETA API KEGIATAN DRAMA KOLOSAL

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Kegiatan drama kolosal Surabaya Membara yang setiap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *