WAGATABERITA.COM-PROBOLINGGO.
Sekitar 800 angkutan becak yang beroperasi di wilayah kota Probolinggo, Jawa Timur, diberikan plat nomor becak dan Surat Tanda Nomor Becak (STNB) oleh Dinas Perhubungan kota Probolinggo.
Pemberian Plat nomor becak dan STNB, bertujuan menertibkan para tukang becak saat berlalu lintas di jalan. Selain itu, melalui adanya Plat nomor becak dan STNB, pihak Dishub akan lebih mudah dalam pemantauan, dan pembinaan para tukang becak.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) kota Probolinggo, Sumadi mengatakan, regulasi pemberian Plat nomor becak dan STNB, merupakan kali pertama dilakukan. Rencananya, di tahun mendatang pemberian Plat nomor dan STNB, akan diberikan kembali bagi para tukang becak, yang belum terdaftar.
“intinya melalui regulasi itu, kita ingin membina para tukang becak agar bisa tertib saat mengangkut penumpang di jalan. Bagi mereka yang sudah tercatat, tentunya kita akan lebih mudah dalam melakukan sosialisasi dalam berlalu lintas yang tertib dan baik,” jelas Sumadi, kepada wagataberita.com, lewat sambungan telephone Selasa (12/12/2017).
Lebih lanjut Sumadi menjelaskan, jika Plat nomor becak dan STNB berlaku selama 1 tahun. Dan ketika masa berlaku sudah habis, pemilik becak bisa melakukan perpanjangan di kantor Dishub kota Probolinggo, tanpa dipungut biaya.
Pemberian Plat nomor becak sendiri, dibagi dalam beberapa kode. Ada 5 kode tertera dibelakang nomor STNB, yang menunjukkan wilayah ataupun domisili pemilik becak. Kode-kode itu meliputi, MY untuk kecamatan Mayangan. KG untuk kecamatan Kanigaran. WN untuk kecamatan Wonoasih, KD untuk wilayah kecamatan Kademangan, dan KP untuk wilayah kecamatan Kedupok.
Namun demikian, Meski terdapat perbedaan kode, namun pemilik becak tetap diperbolehkan mencari penumpang, dan mengantarkan penumpang ke luar wilayah kodenya.
Sementara itu, saat disinggung terkait ada tidaknya rencana pembuatan jalur khusus bagi angkutan becak. Kadishub kota Probolinggo menyatakan, jika hal itu masih belum perlu diberlakukan.
“untuk jalur khusus becak, masih belum urgen dilakukan. saat ini kita masih coba jalur khusus sepeda dulu, dan rutenya sudah ada. Yakni di jalan Pahlawan, mulai pertigaan Cokro arah kebarat hingga perempatan Brak (jalan protokol kota Probolinggo, Red),” tandas Sumadi. (Zulkiflie)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.