WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Bakal calon wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno sambangi Kabupaten Trenggalek. Salah satu tempat tujuan yang didatangi oleh Mbak Puti sapaan akrabnya yakni pondok pesantren Subulussalam Desa Melis Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek.
Kedatangan Mbak Puti ini pun mendapat sambutan meriah dan istimewa oleh para santriwati. Tak sedikit pula santriwati yang berebut untuk mengajak berjabat tangan maupun berfoto selfie.
Bersama ratusan santri dan para Masayikh serta masyarakat setempat, kedatangan cucu dari sang proklamator ini berjalan hangat.
Dikonfirmasi mengenai kedatangannya ke Kabupaten Trenggalek, Mbak Puti mengungkapkan bahwa kunjungannya ke salah satu pondok pesantren di Trenggalek ini merupakan agenda yang sudah direncanakan.
“Kunjungan ke pondok pesantren ini merupakan salah satu agenda yang telah direncanakan jauh-jauh hari. Kedatangan saya ini juga sebagai simbol persatuan antara kaum nasionalis dan agamis,” ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (06/02/2018).
Setelah mendatangi pondok pesantren Subulussalam di Desa Melis Kecamatan Gandusari, agenda lanjutan yang dilakukan Mbak Puti yakni menghadiri orang budaya dalam rangka Hari Jadi Partai PDI Perjuangan di lapangan Kecamatan Karangan.
Menyaksikan langsung atraksi dari ratusan tampak bareng, bantengan, jaranan, reog dan wayang kulit, Mbak Puti pun terharu dan mengapresiasi perkembangan seni budaya khususnya di Kabupaten Trenggalek.
“Seni budaya yang ada di Kabupaten Trenggalek sangat luar biasa dan patut diacungi jempol. Saya berharap agar para pemuda penerus bangsa tidak akan bosan untuk berperan aktif melestarikan kesenian budaya,” imbuhnya.
Ditambahkan Puti, dirinya juga berharap agar seni budaya yang ada di Kota Tempe Kripik bisa dikembangkan ke kancah Nasional atau bahkan Internasional. Dengan demikian melalui seni budaya tersebut mampu mengangkat Kabupaten Trenggalek menjadi lebih maju dan berkembang.
Sebagai wujud kecintaan terhadap seni budaya di Kabupaten Trenggalek, Mbak Puti tak hanya menikmati Pamentasan seni budaya melainkan dengan berinteraksi langsung dengan para penari jaranan maupun penari rampak barong yang ada di lapangan. (Ayu Mila Sari/Halu)
- JALAN POLITIK PASANGAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI TRENGGALEK AKAN BERTOLAK BELAKANG
- KETUA PC NU TRENGGALEK, TANGGAPI MAJUNYA BUPATI EMIL DALAM PILGUB 2018
- BUPATI TRENGGALEK UNGKAP PROGRAM YANG TELAH DISELESAIKAN SELAMA MASA KEPEMIMPINANNYA
- EMIL BEBERKAN PERTIMBANGAN MENERIMA TAWARAN CAWAGUB JATIM
- AMINUDDIN INCAR 60% PEMILIH ABSTAIN
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.