Selasa, 18 Desember 2018, 17:42
Home / ENTERTAINMENT / EVENT / GRIYA ASPIRASI EBY UNDANG PULUHAN MEDIA MASSA DI TRENGGALEK
Kegiatan HPN tahun 2018 Di Griya Aspirasi EBY. Sumber Foto : Ayu Mila Sari

GRIYA ASPIRASI EBY UNDANG PULUHAN MEDIA MASSA DI TRENGGALEK

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Peringati Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2018, anggota DPR RI Komisi X dari Dapil 7 Jawa Timur, Edhie Baskoro Yudhoyono melalui Griya Aspirasi EBY Kabupaten Trenggalek gelar Tasyakuran. Menggandeng seluruh insan pers yang ada di Kabupaten Trenggalek, kegiatan tersebut berlangsung khidmad.

Mengambil tema sebagai pilar Demokrasi, pers diharapkan selalu menyajikan berita yang berimbang. Tak hanya itu, kegiatan tersebut juga dikemas sebagai alat pemerhati antara insan pers dengan Pemerintah.

Dalam sambutannya, Koordinator Kabupaten (Korkab) EBY Trenggalek Ahmad Syuhadak, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan silahturahmi dari EBY bersama media khususnya yang ada di Kabupaten Trenggalek.

“Peran pers juga sangat penting dalam mempersatukan bangsa, terlebih saat ini Jawa Timur yang saat ini akan memiliki hajat Pilkada. Kami berharap rekan-rekan pers juga bisa menjaga netralitas dalam bursa Pilkada nanti khususnya pers yang ada di Trenggalek,” pungkas Syuhadak, Kamis (08/02/2018).

Terpisah Ketua organisasi Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Trenggalek, Hamzah abdillah juga mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Tim EBY Trenggalek tersebut.

“Insan pers Trenggalek siap untuk bersinergi dengan siapapun untuk memajukan Trenggalek, termasuk menjaga netralitas, ” ungkap Hamzah.

Dijelaskan Hamzah, Kebebasan Pers untuk memberikan informasi kepada masyarakat jangan menjadi tidak terbatas dan tanpa memperhatikan norma-norma sosial, kesopanan, dan kesusilaan yang berlaku dalam masyarakat. Oleh karena itu, kebebasan pers harus sesuai dan sebangun dengan norma-norma sosial yang berlaku dalam masyarakat sehingga kebebasan pers tidak kebablasan.

Kebebasan Pers bukanlah kebebasan yang tanpa batas. Ini berarti bahwa kewajiban moril pers dalam memberitakan segala sesuatu yang faktual bukanlah kewajiban moril tanpa batas.

Untuk itu pers nasional diharapkan tetap kritis, edukatif, profesional, handal, berwibawa dan bebas dari intervensi negara maupun rongrongan pemilik modal.

“Pekerja Pers perlu meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya. Sehingga antar insan pers dan seluruh elemen masyarakat bisa terjalin dengan baik demi membangun suatu daerah yang lebih baik,” pungkas Hamzah.
(Ayu Mila Sari/Halu)

Check Also

PERTAMA KALI, NOZLE PORA DIGELAR DI TRENGGALEK

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Upacara pernikahan unik terjadi di Desa Sukorejo Kecamatan Gandusari,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *