Selasa, 23 Oktober 2018, 8:03
Home / NEWS / HUKUM / EMPAT PEMUDA YANG MENGANIAYA LA ODE NGKUJE HINGGA TEWAS SUDAH DITANGKAP POLISI
Kapolres Muna

EMPAT PEMUDA YANG MENGANIAYA LA ODE NGKUJE HINGGA TEWAS SUDAH DITANGKAP POLISI

WAGATABERITA.COM – MUNA. Empat pemuda yang diduga menganiaya La Ode Ngkuje telah ditangkap Polisi. Peristiwa naas itu ternyata berawal dari pesta minuman keras (miras) tradisional jenis ‘Kameko’.

Berawal dari miras itu hingga terjadi sakit hati oleh empat orang pemuda warga Desa Wantiworo Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara yakni, LDK (29), LU (29), AL (23) dan LW (23), yang merasa tersinggung dengan perbuatan La Ode Ngkuje, lalu timbul pemikiran dendam dan melakukan penganiayaan hingga La Ode Ngkuje menjadi korban yang tak bernyawa lagi. Mayatnya pun ditemukan warga yang sedang melintasi di kebun jati yang akan menuju ke kebunnya dan ke empat pemuda itu di tetapkan sebagai Tersangka (TSK).

Kapolres Muna AKBP Agung Ramos P Sinaga menerangkan kronologis terjadinya pembunuhan La Ode Ngkuje.

Bersama anaknya, korban dan keempat tersangka serta warga lainnya yakni La Imu, La Rumpa, La Ode Bone, berpesta miras tradisional jenis kameko di pondok kebun milik La Puro.

“Korban sebelumnya mengamuk dan melawan semua orang yang ada di pondok tersebut. Dari situ para tersangka LDK, LU, AL, dan LW sakit hati dan tak terima dengan perilaku korban,” kata Agung, Kamis (08/02/2018).

Saat para tersangka sedang duduk di pondok kebun La Puro, lanjut Agung, tiba-tiba La Ode Ngkuje melintas di depan pondok tersebut. Para tersangka langsung mengikutinya dari belakang.

“Kurang lebih 100 meter dari pondok kebun La Puro, LDK dan LU langsung melakukan pengeroyokan terhadap korban. Hingga korban mengeluarkan darah dari hidung dan wajah korban memar,” tuturnya.

Usai melakukan pengeroyokan terhadap korban, LDK dan LU, hendak kembali ke pondok kebun milik La Puro. Namun dalam perjalanan, mereka bertemu dengan AL. Tersangka LDK kembali ke pondok, sedangkan LU dan AL kembali mendatangi korban dan melakukan pengeroyokan.

“Tak lama berselang, datanglah tersangka LW dengan menggunakan sepeda motor dan langsung mengambil sebatang kayu, kemudian langsung melakukan penganiayaan pada bagian pilipis kiri sebelah kanan dan telinga kanan belakang korban,” ucapnya.

Atas kejadian pengeroyakan keempat tersangka itu, La Ode Ngkuje terjatuh dan bersimbah darah di bagian kepala dan wajahnya.

Usai melakukan pengeroyokan, para TSK itu kembali ke pondok kebun melanjutkan pesta miras mereka dengan mengkonsumsi minuman tradisional jenis kameko.

Keempat orang pemuda itu ditetapkan sebagai TSK dan atas perbuatan mereka dijerat dengan Pasal 338 KUHP Subsider Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 dan Pasal 56 ke-1 KUHP, dimana ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara. (Zinal Arifin Suyoto/Halu)

Check Also

IRT ASAL MALANG, DIBEKUK POLISI TRENGGALEK

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Kepolisian Resort Trenggalek berhasil menangkap pelaku penipuan dan pencurian dengan modus berpura – …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *