WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Proyek strategis nasional pembangunan Tol Pasuruan – Probolinggo (Paspro), kini mulai memasuki seksi IV, yakni jalur mulai kecamatan Leces menuju arah timur kecamatan Gending, kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Untuk tahapan awal seksi IV, saat ini petugas masih melakukan Pra Persiapan Konsultasi Publik atau Sosialisasi Penyamaan Persepsi Pengadaan Tanah, Untuk Kepentingan Umum Pembangunan Jalan Tol Pasuruan – Probolinggo.
Dalam penyamaan persepsi pada Kamis (15/03/2018), dihadiri perwakilan pihak BPN, Provinsi, Pemerintah Daerah dan Kementerian PUPR. Dilakukannya penyamaan persepsi kali ini, bertujuan guna menghindari terjadinya polemik di masyarakat terkait proses pembebasan tanah untuk proyek Paspro.
Berdasarkan keterangan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Agus Winarno. Untuk target realisasi pembangun Tol Paspro di seksi IV, kurang lebih sekitar 6 bulan. Sementara dana yang disiapkan untuk biaya pembebasan lahan di seksi IV, sekitar Rp 400 miliar dengan luas lahan sekitar 13,70 km.
“Jadi untuk total luas jalan paspro, dari seksi 1,2,3, dan 4, dari sebagian luas pasuruan dan probolinggo, kita sudah nyumbang ke pemerintah sekitar 45 km. Kalo nominal anggaran estimate tahun ini, kita siapkan sekitar Rp 560 milliar,” terang Agus Winarno.
Lanjut Agus Winarno menjelaskan, jika jalur tol Paspro di seksi IV tersebut, melewati 6 kecamatan di kabupaten Probolinggo, mulai kecamatan Leces, Tegal Siwalan, Dringu, Gending, Banyuanyar, dan Maron, Dengan meliputi 14 desa setempat. Dengan Rincian, lokasi Tol seksi 4 daerah yang terlintas 99% lahan pesawahan, dan 1% pemukiman warga.
Sementara itu, Sekretaris Daerah kabupaten Probolinggo, Soeparwiyono berharap, melalui adanya lanjutan pembangunan jalur Tol Paspro di seksi IV kali ini, pertumbuhan ekonomi di kabupaten Probolinggo semakin meningkat. Oleh karenanya, baik masyarakat dan pemerintah daerah bisa bekerja sama, dalam melancarkan pembangunan Tol Paspro seksi IV.
“Jadi dengan adanya pembangunan Tol lanjutan ini, bisa berdampak pada menurunnya angka kemiskinan di kabupaten Probolinggo. Dan untuk angka kemiskinan saat ini, sudah turun sekitar 19%,” jelas Soeparwiyono.
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.