Kamis, 13 Desember 2018, 23:02
Home / TRAVEL / FOOD STORY / INI DIA..!! IKAN ASAP KHAS PANTURA PROBOLINGGO
Pedagang Ikan Asap Di Kota Probolinggo, Minggu (01/04/2018), Sumber Foto : Zulkiflie

INI DIA..!! IKAN ASAP KHAS PANTURA PROBOLINGGO

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Terletak di wilayah Tapal Kuda Jawa Timur, Kota Probolinggo yang terkenal dengan buah Mangga dan Anggurnya, Ternyata juga memiliki beragam kreasi olahan kuliner. Salah satunya, Yakni olahan kuliner dari ikan segar.

Berada di garis Pantai Utara Jawa Timur, Masyarakat kota Probolinggo, Bisa dengan mudah mendapatkan pasokan ikan segar, Bahkan melimpah. Atas ketersediaan ikan yang mencukupi itu, Masyarakat setempat berkreasi dengan mengolah ikan segar, Menjadi sajian kuliner “ikan asap.”

Ikan yang dimatangkan dengan cara diasap itu, menjadi salah satu teknik warga kota Probolinggo, Guna menciptakan sebuah rasa pada makanan. Keberadaan Pedagang ikan asap sendiri, Telah menjamur di kota Bayuangga tersebut.

Seperti yang berada di sejumlah titik kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan. Tak hanya murah dan nikmat, Ikan asap di lokasi setempat menjadi pilihan masyarakat guna mengisi akhir pekan, Sambil berburu olahan ikan Asap.

Sebagai informasi, Sajian kuliner Ikan Asap khas Probolinggo, Sudah ada sejak lama bahkan turun temurun menjadi makanan favorit masyarakat setempat. Mulai kalangan dewasa hingga anak-anak, Umumnya suka dengan sajian kuliner ikan berwarna keemasan itu.

Muhiddin, Salah seorang penjual ikan Asap, Asal Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota setempat, Kepada Wagataberita.com menyampaikan, Syarat membuat olahan ikan Asap yang baik, Yakni ikan yang digunakan merupakan ikan dalam kondisi segar.

“Jenis Ikan yang dipakai, adalah ikan yang didatangkan langsung dari nelayan. Agar saat diasap kualitas rasa yang dihasilkan sedap,” ujar penjual ikan yang akrab dipanggil Brodin itu, Minggu (01/04/2018).

Sementara untuk harga Ikan Asap, Muhiddin menjualnya dengan harga berbeda, Sesuai jenis ikan yang diasap. Seperti Ikan jenis Tongkol seharga Rp 5 ribu per ekor , Peros Rp 15 ribu per ekor , Medai Rp 4 ribu per ekor, Banyar Rp 6 ribu per ekor.

Dari hasil jualannya itu, Dalam sehari Muhiddin mengaku, Bisa meraup untung sebesar Rp 600 ribu. Dan kala sepi pembeli, Ia masih bisa meraup uang untung Rp 300 ribu perharinya. (Zulkiflie)

Check Also

LEWAT iPROBO, TINGKATKAN MINAT BACA MASYARAKAT KOTA PROBOLINGGO

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Probolinggo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *