Selasa, 23 Oktober 2018, 8:58
Home / NEWS / 3 RUANGAN SDN INI NYARIS AMBRUK, SISWA TERPAKSA BELAJAR DI MUSHOLLA

3 RUANGAN SDN INI NYARIS AMBRUK, SISWA TERPAKSA BELAJAR DI MUSHOLLA

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Kondisi atap bangunan 3 ruang kelas, Sekolah Dasar Negeri Tongas Wetan 4, Kabupaten Probolinggo ini nyaris ambruk, lantaran konstruksi bangunan yang buruk.

Akibatnya membuat para siswa dan guru, tak dapat menggunakan ruang kelas setempat untuk aktifitas belajar mengajar.

Kondisi terbengkalainya 3 ruang kelas itu, bahkan sudah terjadi selama dua tahun terakhir. Baik para siswa dan guru, enggan menempatinya lantaran khawatir tertimpa reruntuhan atap ruang kelas.

Dari pantauan di lokasi, nampak bagian kuda – kuda penopang atap ruangan kelas, yang terbuat dari kayu sudah patah.

Kondisi itu membuat, sejumlah asbes dalam ruangan kelas berjatuhan ke lantai, lantaran tak kuat menahan beratnya genting atap ruangan.

Guru agama SDN Tongas Wetan 4, Uslan mengatakan, 3 ruangan kelas yang nyaris ambruk itu diantaranya, ruangan kelas 3, 4, dan 5.

Guna menghindari bahaya, pihak sekolah sementara memindahkan aktifitas belajar mengajar ke dua ruangan bangunan sekolah lainnya yakni, ruang musholla dan perpustakaan.

“Pihak sekolah sudah mengajukan perbaikan pak, ke dinas pendidikan setempat, dan telah 9 kali dilaporkan, tapi gak ada tanda – tanda akan diperbaiki,” tutur Uslan, Sabtu (29/09/2018).

Siswa belajar di Musholla sekolah.

“Katanya sih tahun ini, tapi kapannya kami masih belum tahu. Harapan kami, secepatnya 3 ruangan ini dipugar, karena membahayakan,” tukasnya.

Hal sama diungkapkan, Yunita Aprilia, seorang siswi SDN setempat. Yunita mengatakan, jika ia ingin sekali ruang kelasnya diperbaiki, karena saat belajar di ruang perpustakaan tempatnya kurang nyaman.

“Pinginnya cepat diperbaiki pak, kalo disini sempit ruangannya, karena ada tumpukan buku perpusatakaan juga didalamnya,” harap Yunita.

Sebagai informasi, 3 ruangan kelas yang nyaris ambruk itu, merupakan bangunan yang baru direnovasi pada tahun 2012. Namun pada tahun 2016, tiba – tiba konstruksi atap ruangan kelas, yang terbuat dari kayu mengalami patahan di sejumlah titik. (Zulkiflie)

Check Also

TAK NGOPI, CAK YUHAS JUGA INGIN MENGERTI KOPI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Itulah bila menjadi seorang Politikus, mereka harus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *