Selasa, 13 November 2018, 8:26
Home / NEWS / MAHASISWA INI MASUK RS USAI TERTIMPA BANNER RAKSASA CALEG DPR RI
Anggota DPRD Kabupaten Probolinggo saat menjenguk korban.

MAHASISWA INI MASUK RS USAI TERTIMPA BANNER RAKSASA CALEG DPR RI

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Sial dialami pengendara motor, yang sedang melintas di jalan raya Pantura, Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Selasa (16/10/2018).

Korban akhirnya harus dirawat di ruangan Anggrek kelas 2B, RSUD Tongas, usai tertimpa banner dr Mufti, calon legislatif DPR RI Dapil 2, wilayah Probolinggo – Pasuruan.

Adalah Rizki Fauzan (20), seorang mahasiswa asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Tongas, yang mengalami luka di bagian kaki, tangan, dan lebam pada wajahnya.

Ayah korban, Purwanto (55) mengungkapkan, saat kejadian anaknya berboncengan dengan dirinya, melintasi jalan raya Banjarsari dari arah timur ke barat, usai mengurus SIM.

Na’as sampai di lokasi kejadian, banner Caleg DPR RI berukuran raksasa, yang berada di barat jembatan Banjarsari atau samping kiri jalan, robek dan jatuh mengenai ia dan anaknya.

“Tadi banner itu terbang pak, lalu jatuh kebawah menutupi kita yang sedang naik motor. Kita berdua pun jatuh ke aspal, kalo saya sendiri selamat pak, Tapi anak saya yang mengemudikan motor mengalami luka – luka,” terangya.

Pasca kejadian, ia dan anaknya lantas dievakuasi warga ke rumah sakit Tongas, guna mendapatkan pertolongan medis.

Kondisi korban yang masih kritis dan hanya bisa terbaring di ruang perawatan RSUD Tongas. Memantik perhatian, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, untuk menjenguk korban.

Baliho banner yang jatuh menimpa pengendara motor.

Salah satunya, Supoyo, anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, dari Fraksi Nasdem. Atas lepasnya banner Caleg DPR RI itu, ia meminta sejumlah pihak terkait bertindak tegas.

Supoyo juga meminta, agar Bawaslu dan KPU Kabupaten Probolinggo, segera menertibkan sejumlah banner yang dipasang sembarangan, utamanya yang letaknya di pinggir jalan.

“Tentunya ini menjadi pelajaran bagi partai politik, agar menghimbau para calegnya, untuk lebih hati – hati saat memasang banner yang lokasinya di pinggir jalan,” kata Supoyo.

“Saya minta pihak terkait, segera menindak lanjuti masalah ini, agar tidak terulang kembali,” terang anggota DPRD, yang juga tokoh adat masyarakat Suku Tengger itu. (Zulkiflie)

Check Also

TANGGAPAN BIJAK CAK YUHAS MENGENAI DIKSI SONTOLOYO DAN GENDERUWO

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Tahun 2018 digolongkan menjadi tahun politik, saat ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *