Kamis, 15 November 2018, 17:47
Home / NEWS / POLITIK / BUPATI EMIL HADIRI SOSIALISASI TAHAPAN PEMILU 2019
Bupati Trenggalek Memberikan Sambutan Dihadapan Caleg DPRD Kabupaten Trenggalek.

BUPATI EMIL HADIRI SOSIALISASI TAHAPAN PEMILU 2019

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak menghadiri

kegiatan sosialisasi tahapan Pemilu tahun 2019 bersama Calon Legislatif DPRD Kabupaten yang digelar oleh KPUD Trenggalek. Bertempat di Hall Hayam Wuruk Trenggalek, dalam sosialisasi tersebut juga dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Trenggalek yang turut menjadi pemateri.

Dalam sambutannya, Ketua KPUD Trenggalek Suripto, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu tahun 2019 mendatang. “Gunakan hak suara anda karena kenaikan kebutuhan pokok, kenaikan harga BBM dan masih banyak yang lainnya diputuskan melalui keputusan politik,” ucapnya, Selasa (16/10/2018).

Suripto menghimbau masyarakat untuk menggunakan hak suara dengan sebaik-baiknya sehingga tidak salah pilih dan dapat berimbas pada keberlangsungan hidup masyarakat, karena beberapa keputusan strategis negara ini ditentukan oleh keputusan politik.

Menurutnya, Pemilu di Indonesia merupakan Pemilihan Umum yang paling besar dan paling rumit di dunia. “The biggest and Complicated Election. Coba bayangkan, dalam Pemilu tahun 2019 nanti masyarakat akan menggunakan hak suaranya untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR RI, anggota DPD RI, anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten,” imbuhnya.

Masih terang Suripto, pihaknya tidak dapat membayangkan bagaimana rumitnya pelaksanaan Pemilu tahun 2019 nanti. Mengingat akan ada lima surat suara yang harus pemilih coblos. Sesuai dengan simulasi yang telah dilakukan, bila perhitungan suara ini berjalan lancar tanpa diwarnai protes dari masing – masing peserta, perhitungan suara akan selesai menjelang Subuh, sehari setelah pemungutan suara.

“Maka, bisa kita bayangkan ketika ada permasalahan tentunya perhitungan surat suara akan memakan waktu yang lebih lama lagi dan tentu pula berpengaruh pada ketepatan waktu rekap surat suara. Dalam pemilihan anggota legislatif di Kabupaten Trenggalek, terbagi dalam empat Daerah Pemilihan di 14 Kecamatan, 157 Desa, dan sebanyak 408 calon legislatif yang memperebutkan 45 kursi,” terangnya.

Dalam sosialisasi tahapan pemilu tahun 2019 ini, KPUD Trenggalek menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten. Salah satunya adalah Kasi Intel Kejaksaan Negeri Trenggalek, Mochammad Taufiq, yang menjelaskan secara rinci mengenai beberapa aspek hukum terkait sengketa pemilu maupun hal-hal yang melanggar hukum dalam jalannya pesta demokrasi.

Selain itu hadir juga Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo S yang dalam paparannya lebih mengajak kepada seluruh pemilik suara untuk menyelenggarakan pemilu yang aman, tertib dan damai.

“Jadilah pemilih cerdas, yang tidak mau untuk dibenturkan untuk salah satu kepentingan politik saja,” ajak AKBP Didit.

Menurut Kapolres Trenggalek ini, pihaknya bersama Kodim 0806 Trenggalek telah memetakan potensi-potensi kerawanan yang bisa terjadi. Hal tersebut dikarenakan jumlah kursi yang diperebutkan hanya 45 kursi, sehingga sangat timpang dengan jumlah peminatnya yang cukup banyak.

Melengkapi pemaparan Kapolres, Kasat Reskrim, AKP Sumi Andana, menegaskan bahwa Polres Trenggalek tidak akan segan-segan menindak tegas black campaign, negatif campaign maupun hoax, apalagi yang mengarah pada isu SARA. Hal tersebut semata-mata untuk menjaga ketertiban dan keamanan Pemilu 2019 yang mana telah menjadi kebijakan Kapolri maupun Kapolres Trenggalek.

AKP Sumi Andana juga menghimbau kepada seluruh peserta sosialisasi untuk tidak main-main terkait hal tersebut. “Jangan gunakan money politics, black campaign, negatif campaign dan bijaklah menggunakan sosial media,” himbaunya.

Sementara itu, Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, yang turut menjadi narasumber pada acara tersebut sangat mendukung suksesnya pesta demokrasi yang akan diselenggarakan tahun 2019 mendatang. Dirinya rela menunda seluruh agenda yang ada untuk bisa hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pemilihan anggota legislatif yang bermartabat kedepan.

Menurutnya, kebaikan Kabupaten Trenggalek dipengaruhi juga dengan siapa yang terpilih menjadi anggota legislatif nantinya. “Politik bukanlah godaan, melainkan panggilan dari hati untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, dengan menjadi wakil masyarakat yang bermartabat,” tutur Bupati Emil.

Emil Dardak juga menghimbau kepada calon anggota DPRD Trenggalek yang hadir dalam sosialisasi, untuk memilih jalur politik jangan untuk mencari kekayaan.

“Untuk bisa dipilih caleg harus punya rekam jejak, yang bisa menjadi referensi untuk dipilih. Mari bertarung rekam jejak dan gagasan untuk dipilih dalam pemilu legislatif tahun 2019,” tegas Bupati Emil Dardak dalam paparannya. (Mil)

Check Also

TINGKATKAN PAD, DINAS PARIWISATA TRENGGALEK NAIKAN HARGA TIKET KAWASAN WISATA

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Guna meningkatkan Pendapat Asli Daerah di Kota Keripik Tempe ini, Dinas Pariwisata dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *