Kamis, 15 November 2018, 17:21
Home / NEWS / PASCA GEMPA PALU DAN SUMENEP, PAKDE KARWO AJAK PRIORITAS PENANGGULANGAN BENCANA

PASCA GEMPA PALU DAN SUMENEP, PAKDE KARWO AJAK PRIORITAS PENANGGULANGAN BENCANA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo menghadiri acara pembacaan Summary Jawaban Eksekutif atas Pemandangan Umum Fraksi Fraksi DPRD Provinsi Jatim dalam rangka Pembahasan / penetapan Rancangan Peraturan Daerah Provinsi Jatim tentang APBD Tahun anggaran 2019 di Gedung DPRD Jatim, Jl. Indrapura, Surabaya, Senin (22/10/2018).

Usai Acara Pakde Karwo sapaan lekatnya menyampaikan dalam rangka mengurangi resiko bencana, terutama di daerah yang rawan bencana, seluruh pemangku kebijakan diharapkan mengalokasikan anggaran program prioritas penanggulangan bencana.

Dijelaskan, program prioritas penanggulangan bencana bermacam – macam bentuknya. Diantaranya pengembangan desa tangguh dan kelurahan tangguh bencana, pembentukan sekolah aman bencana di daerah rawan bencana dan pemasangan alat peringatan dini longsor, banjir, tsunami dan gunung berapi. “Pemangku kebijakan bersama pemerintah Kabupaten atau Kota menyusun rencana kontijensi dengan pendekatan spasial melalui pemetaan wilayah sesuai dengan ancaman bencana,” jelas Pakde Karwo.

Gubernur Jatim mencontohkan, bencana gempa bumi di Kabupaten Sumenep, Pemprov Jatim bersama Pemkab. Sumenep memberikan bantuan berupa perbaikan rumah dan masjid yang mengalami kerusakan baik yang ringan, sedang dan berat. Perbaikan tersebut bekerjasama dengan Kodam V BRawijaya. ”Melihat hal yang demikian, perlu bagi pemkab untuk membuat program prioritas penanggulangan bencana,” lanjutnya.

Pakde Karwo juga menjelaskan upaya Pemprov Jatim dalam meningkatkan kesejahteraan guru SMA/SMK yang menjadi kewenangan Pemprov Jatim. Pada Raperda Provinsi Jatim tentang APBD Tahun anggaran 2019 telah dialokasikan bantuan kesejahteraan kepada 21.574 personil guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap. Bantuan tersebut diserahkan setiap bulan dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp. 228, 471 miliar. “Diharapkan dengan alokasi anggaran tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan Guru Tidak Tetap dan pegawai tidak tetap,” tambahnya. (Red)

Check Also

TINGKATKAN PAD, DINAS PARIWISATA TRENGGALEK NAIKAN HARGA TIKET KAWASAN WISATA

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Guna meningkatkan Pendapat Asli Daerah di Kota Keripik Tempe ini, Dinas Pariwisata dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *