Selasa, 11 Desember 2018, 7:19
Home / NEWS / LUAR BIASA, SANTRI PROBOLINGGO JUARAI ENGINERING SCIENCE DI MALAYSIA

LUAR BIASA, SANTRI PROBOLINGGO JUARAI ENGINERING SCIENCE DI MALAYSIA

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Prestasi gemilang dicapai empat santri SMA Unggulan (SMAU), Pondok Pesantren Haf – sa Zainul Hasan Genggong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.

Mereka berhasil menorehkan prestasi, di kejuaraan Internasional Kuala Lumpur Engineering Science Fair (KLESF) 2018, di Malaysia, Minggu (04/11).

Adalah Muhammad Arifin dan Sinta Darma Oktaviani, dua siswa kelas XII SMAU ini berhasil menjadi juara Tim Smart Parking. Serta Rosida Aprilia Mardiana dan Dewi Lestari, siswa kelas XI SMAU, berhasil menjadi juara Tim Kontrol – Monitoring Banjir dengan Kontrol Pintu Otomatis.

Keempat siswa yang terbagi dalam 2 tim itu, mampu bersaing dengan 400 Tim dari 5 negara. Di kejuaraan kali ini, ada 10 sekolah perwakilan dari Indonesia, dan 5 negara lainnya dari China, Hongkong, Thailand, Singapore, dan Philipina.

Dijelaskan Arifin, keunggulan sistem smart parking, berfungsi membaca kuota parkir yang tersedia hanya dengan akses smartphone android, tanpa bingung mencari dimana lokasi parkir untuk pengendara saat tiba dilokasi parkir.

“Melalui smart parking ini, kita bisa membaca data history parkir, yang keluar sesuai pada tempat lokasi parkir dengan identifikasi waktu yang tepat,” terang Arifin.

Siswa lainnya, Rosida menjelaskan, keunggulan Kontrol-Monitoring banjir dengan kontrol pintu otomatis merupakan, orientasi mengatasi bencana banjir secara tiba – tiba, mengingat faktor kelalaian manusia yang terkadang terjadi human eror karena kepanikan saat air tiba-tiba meningkat.

Untuk membuka pintu secara manual dan membutuhkan tenaga ekstra dari pengawas bendungan sungai, sebagai antisipasi melalui kontrol pintu otomatis akan secara real time membuka dan menutup tuas pintu mana yang diperintah oleh mikrokontroller sebagai pengendali otomatis.

“Selain dibekali pengendali otomatis, alat ini juga didukung sirine sebagai informasi, pada warga masyarakat aliran tepi sungai,” paparnya.

Guru Pembina Tekno Terapan, SMAU, Muhammad Nizar menyebut, jika para siswanya berhasil menjadi juara ketiga, pada ajang Kuala Lumpur Engineering Science Fair (KLESF) 2018.

Keempat siswanya, yang terbagi dalam dua tim itu, berhasil menggondol medali perunggu. Sedangkan terbaik pertama dan kedua, berasal dari China dan Hongkong.

“Alhamdulillah, dengan penuh ikhtiyar, SMA Unggulan Haf-Sa mampu mempersembahkan inovasi kepada dunia,” ujar Nizar, Kamis (08/11/2018).

Senada disampaikan Pembina Tim Kontrol-Monitoring Banjir, Kontrol Pintu Otomatis, Imron. Menurutnya pencapaian para siswany, diluar espektasi.

“Ini sangat luar biasa, semoga terus berlanjutprestasi-prestasinya,” kata Imron.

Sementara Kepala SMAU Genggong, Inzah menjelaskan, perjalanan para siswanya agar dapat berlomba di tingkat internasional, melewati jalan panjang.

Awalnya mereka mengikuti event Inovasi Daerah, yang digelar Bappeda Kabupaten Probolinggo. Dari sana, mereka lalu bertanding di tingkat nasional. Dimana mereka berhasil, meraih medali emas dan mendali silver. Baru kemudian diikutsertakan, dalam (KLESF) 2018 di Malaysia.

“Alhamdulillah pencapaian para siswa kami cukup luar biasa, karena bisa menumbangkan para kompetitornya, dari sejumlah negara di Asia,” ujarnya bangga. (Zulkiflie)

Check Also

LEWAT iPROBO, TINGKATKAN MINAT BACA MASYARAKAT KOTA PROBOLINGGO

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Probolinggo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *