Selasa, 21 April 2026, 6:10
Home / NEWS / MENTAN MINTA BULOG SERAP JAGUNG PETANI

MENTAN MINTA BULOG SERAP JAGUNG PETANI

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Menteri Pertanian Amran Sulaiman meminta Bulog, agar segera menyerap hasil panen jagung petani dimana harga jualnya di pasaran, saat ini nyaris anjlok yakni menyentuh angka Rp 3150 perkilogram.

Disebutkannya jika batasan harga jagung, yang ditetapkan oleh presiden tidak boleh dibawah angka Rp 3150 perkilogram. Jika hasil panen jagung tak segera diserap, petani akan merugi.

“Saat ini harga jagung sudah Rp 3150 perkilogram, kalo tidak segera diserap 1 bulan atau 2 bulan lagi harga akan semakin jatuh, dan petani bakalan merugi,” kata Arman saat melakukan kunjungan kerja, ke lahan pertanian jagung di Desa Randu Merak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Disinggung terkait adanya impor jagung sebesar 130 ribu ton pada 2018 lalu, Menteri Amran mengaku tetap terjadi surplus. Pasalnya ditahun yang sama, pemerintah telah melakukan ekspor jagung sebesar 380 ribu ton.

“Memang ada impor sekitar 130 ribu ton, tapi pemerintah juga ekspor sekitar 380 ribu ton,” pungkasnya, Rabu (16/01/2019).

Guna menjaga stabilitas harga jagung, Menteri Amran mengaku, pemerintah telah menyetop impor jagung dari Argentina dan Amerika.

Senada disampaikan Mentan, Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari menyampaikan, terkait pertanian jagung, yang terpenting bagi para petani di wilayahnya yakni stabilitas harga jagung. Menurutnya para petani berharap, agar harga jagung terus normal dan tidak anjlok.

“Harapan petani terpenting yakni harga tidak murah, serta adanya perbaikan infrastruktur agar proses pertanian jagung terus berkembang,” terangnya.

Sebagai informasi dalam Kunkernya ke Kabupaten Probolinggo, Menteri Pertanian memberikan bantuan 50 unit pompa dan bibit padi sebanyak 2 ton, dan bibit jagung sekitar 2,2 ton. (Zulkiflie)

Check Also

USAI DIBENTUK INI KEGIATAN PERTAMA PENGURUS PP IWO

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Jajaran Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) yang terbentuk beberapa waktu …