Rabu, 3 Juni 2026, 20:00
Home / NEWS / GAS BUMI MULAI MENGALIR DI KOTA PROBOLINGGO

GAS BUMI MULAI MENGALIR DI KOTA PROBOLINGGO

WAGATABERITA.COM-PROBOLINGGO, Sebanyak 5.088 sambungan rumah (SR), jaringan gas bumi di Kota Probolinggo yang dibangun menggunakan dana APBN tahun 2018, mulai bisa difungsikan sejak hari ini Selasa (05/03/2019).

Wakil Kepala Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas Bumi, Sukandar yang meresmikan Jargas di Kota Probolinggo menyebut, proyek Jargas di daerah setempat dibangun di 4 titik. Meliputi Kelurahan Wiroborang, Jati, Mangunharjo serta Mayangan.

Dan untuk pasokan gasnya, berasal dari PT. Husky CNOOC Madura Limited (HCML) dengan jumlah volume alokasi gas sebesar 0,2 mmscfd dimana pengaliran gas oleh HCML diperintahkan oleh SKK Migas.

Kepada wartawan, Sunandar mengatakan, program pembangunan jargas merupakan salah satu program yang mendukung diversifikasi energi dan dilaksanakan, untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi gas bumi melalui pipa bagi sektor rumah tangga.

Dengan menggunakan dana APBN, pengoperasian dan pengembangan jargas ditugaskan kepada BUMN. Untuk jargas Probolinggo, pengoperasiannya dilakukan oleh PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk.

“Pemerintah mengutamakan alokasi jargas untuk masyarakat, dalam menyediakan bahan bakar untuk rumah tangga dan usaha kecil. Dimana alokasi gas domestik pada 2018 mencapai 61%,” ujar Sukandar.

Sebagai pendorong dan memasyarakatkan pemanfaatan gas bumi untuk sektor rumah tangga, Sukandar menyampaikan, Pemerintah juga mendukung konversi dengan melaksanakan pembangunan infrastruktur penyediaan dan pendistribusian gas bumi melalui pipa.

Pemanfaatan gas bumi melalui pipa untuk sektor rumah tangga, mendatangkan manfaat ekonomi cukup besar hingga Rp 90.000 per bulan.

Keuntungan lainnya, mengurangi emisi gas buang dimana membuat penurunan tingkat pencemaran lingkungan secara signifikan.

Selain itu menurut Sukandar , gas bumi juga aman karena karena tekanan jargas lebih rendah dari tekanan LPG. Atau apabila ada kebocoran, gas langsung naik ke atas ke udara bebas.

“Pakai gas bumi juga tidak repot, karena tersedia 24 jam. Ibu-ibu tidak perlu takut kehabisan bahan bakar jika sedang memasak,”pungkasnya.

Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin mengaku bersyukur, atas mulai beroperasinya jaringan gas di kotanya.

Namun demikian, ia masih berharap adanya tambahan 10 ribu Jargas baru untuk dibangun di 4 kecamatan setempat.

“Jadi banyak masyarakat yang berharap, adanya jargas ini tersalur ke rumah mereka. Karena ini manfaatnya luar biasa, bisa mengurangi biaya pengeluaran. Soal surat pengajuan jargas baru, sudah kita kirimkan ke kementrian,”jelasnya.

Sebagai informasi, dari data SKK Migas hingga akhir tahun 2018, telah dilaksanakan pembangunan jaringan gas bumi untuk rumah tangga sebanyak 325.773 SR di 16 Provinsi, 40 Kabupaten/Kota. Sementara untuk tahun 2019, rencananya jargas akan dibangun 78.216 SR di 18 lokasi. (Zulkiflie)

Check Also

USAI DIBENTUK INI KEGIATAN PERTAMA PENGURUS PP IWO

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Jajaran Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) yang terbentuk beberapa waktu …