Sabtu, 25 Mei 2019, 14:25
Home / INTERNASIONAL / KIM JONG UN PERINTAHKAN UJI PENEMBAKAN NUKLIR UNTUK TINGKATKAN KEMAMPUAN TEMPUR
Nuklir Korea Utara. (Reuters)

KIM JONG UN PERINTAHKAN UJI PENEMBAKAN NUKLIR UNTUK TINGKATKAN KEMAMPUAN TEMPUR

WAGATABERITA.COM – PYONGYANG. Latihan peluncuran penembakan senjata berpemandu taktis ke Laut Timur dalam latihan militer Korea Utara diawasi oleh pemimpin Kim Jong Un pada hari Sabtu. Tuljuan latihan itu adalah untuk menguji kinerja peluncur roket berkaliber besar dan senjata berpemandu taktis oleh unit pertahanan kata Kantor Berita Pusat Korea seperti dikutip reuters.

Pemimpin Korea Utara Kim menekankan perlunya memberikan perintah uji coba penembakan dengan alasan, “meningkatkan kemampuan tempur untuk mempertahankan kedaulatan politik dan ekonomi mandiri Korea Utara dalam menghadapi ancaman dan invasi,” katanya pada media setempat.

Pernyataan itu dikeluarkan sehari setelah penembakan uji coba itu, yang ditafsirkan oleh para analis sebagai upaya untuk menekan Washington agar memberikan dasar dalam negosiasi untuk mengakhiri program nuklir Korut setelah pertemuan puncak Februari berakhir dengan kegagalan.

Korea Utara telah mempertahankan pembekuan dalam pengujian rudal nuklir dan balistik sejak tahun 2017, yang berulang kali ditunjukkan oleh Presiden AS Donald Trump sebagai pencapaian penting dari keterlibatannya dengan Pyongyang.

“Dengan Korea Utara yang tidak pernah berjanji untuk sepenuhnya menghentikan semua uji coba rudal itu hanya menjanjikan moratorium uji coba rudal jarak jauh seperti ICBM yang dapat menghantam tanah air AS, kita seharusnya tidak dikejutkan oleh peluncuran jarak pendek Korea Utara,” kata Harry Kazianis, direktur Studi Korea di Pusat Kepentingan Nasional.

Seorang rekan senior di Institut Studi Kebijakan Asan, Shin Beom Chul menjelaskan, “Ya, tes itu adalah yang paling serius sejak akhir 2017, tetapi ini sebagian besar merupakan peringatan bagi Trump bahwa ia bisa kehilangan pembicaraan kecuali jika Washington mengambil langkah denuklirisasi parsial yang ditawarkan oleh Kim,” Shin melanjutkan “Dimulainya kembali tes jangka panjang bisa menjadi yang berikutnya kecuali Kim mendapatkan apa yang diinginkannya segera,” katanya.

Pembicaraan terhenti setelah pertemuan puncak kedua antara Kim dan Trump di Hanoi pada Februari gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri program nuklir Pyongyang dengan imbalan bantuan sanksi.

Diketahui Korea Utara menuntut Washington untuk mencabut sanksi yang dipimpin AS sebagai imbalan atas pembongkaran sebagian dari program senjata nuklirnya, sementara AS menginginkan pembalikan cepat seluruh program senjata nuklir Korut.

Peluncuran rudal terakhir Korea Utara adalah pada November 2017, ketika ia menguji coba rudal balistik antar benua. Segera setelah uji coba rudal itu, Korea Utara menyatakan bahwa kekuatan nuklirnya lengkap, setelah itu Pyongyang memperluas cabang zaitun ke Selatan dan Amerika Serikat. (Red/*)

Check Also

KOTA PROBOLINGGO RESMI MILIKI MPP

WAGATABERITA.COM-PROBOLINGGO, Pemerintah Kota Probolinggo akhirnya