Sabtu, 25 Mei 2019, 14:32
Home / NEWS / KHOFIFAH PASTIKAN AKAN TERUS KOMUNIKASI DAN PANTAU KONDISI FITRIANI
Gubernur Khofifah Berdialog Dengan Para Pasien Saat Kunjungan Kerjanya di RSJ Menur Surabaya.

KHOFIFAH PASTIKAN AKAN TERUS KOMUNIKASI DAN PANTAU KONDISI FITRIANI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberi perhatian kepada Fitriani, gadis asal Kediri yang mengalami gangguan jiwa skizofrenia dan memakan salah satu organ tangannya dengan menjenguk Fitriani yang di rawat di Ruang Geriatri dan Organik Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya didampingi Direktur RSJ Menur dr. Herlin Ferliana dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim Sukesi, Selasa (07/05/2019).

kepada wartawan Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa penanganan Fitriani perlu diberikan pendampingan (After Care) serta perawatan secara berkelanjutan, Fitriani membutuhkan penanganan yang berkelanjutan baik pada saat mengkonsumsi obat hingga menjaga pada sisi psikologisnya.

“Saya sampaikan terpenting adalah After Care. Harus dipantau pemberian obat tidak boleh telat harus bisa dipastikan bahwa ada yang memberi pendampingan. Kami ingin memastikan ada yang memantau apakah obat itu dikonsumsi atau tidak,” ungkapnya.

Setelah bertemu Fitriani, Khofifah menyimpulkan bahwa Fitriani sangat ingin pulang karena sudah rindu dengan neneknya. Selama dirawat kurang lebih 15 hari, Khofifah melihat bahwa terdapat kemajuan yang signifikan dari perawatan di RSJ Menur.

Ke depan, Pemprov Jatim akan terus melakukan komunikasi dengan Puskesmas kemudian dengan Polindes yang ada di Kediri. Harapannya, bisa memastikan bahwa ada yang menjaga keteraturan dari obat yang harus dikonsumsi.

Pemberian obat tersebut, lanjut Khofifah menjadi sangat penting ketika terjadi dinamika instabilitas emosi, maka obat itu menjadi bagian yang menstabilkan emosinya, jadi berikutnya tentu adalah koordinasi dengan pihak terdekat Polindes dan Puskesmas.

Ia mencontohkan, di Sumatera Selatan tepatnya di Muara Enim yang masyarakatnya hingga tenaga medis di tingkat desa membantu mendampingi masyarakat yang membutuhkan. PSM yang ada disana sangat efektif menangani masyarakat yang mengalami gangguan psikotik.

PSM itulah yang akan memastikan bahwa obatnya tersedia dan obatnya dikonsumsi. PSM inilah yang bisa membantu mengambilkan obat. Selain itu, PSM memastikan bahwa obat tersebut di konsumsi bagi masyarakat yang sedang mengalami gangguan psikotik.

Gubernur Khofifah Menyapa dan Memeluk Fitri, Salah Seorang Pasien RS Jiwa Menur Yang Kondisi Mentalnya Sudah Membaik.

“Kesemuanya ini memiliki arti bahwa butuh komitmen yang luar biasa dari semua masyarakat di desa untuk terlibat dan membantu antar sesama,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur RSJ Menur dr. Herlin Ferliana menjelaskan, bahwa kondisi Fitriani saat ini berlangsung membaik setelah diberi perawatan selama 15 hari di RSJ Menur, kondisi pasien sejauh ini telah menunjukkan perkembangan yang signifikan sudah sangat berbeda dan menunjukkan hasil yang positif.

Kondisi itu, berbeda jika dilihat pada saat awal masuk di RSJ Menur, yang terlihat kurang darah atau anemia. “Kalau dilihat dari fisik saat ini sudah bagus, jika dulu masuk anemia sekarang sudah bagus dan sangat positif,” ujarnya.

dr Herlin mengatakan, bahwa dilihat dari tingkat kejiwaan juga bisa dipastikan sudah membaik. Bahkan, bisa berinteraksi dan diajak berbicara. Sementara itu, untuk luka juga sudah berangsur membaik.

“Allhamdulillah, sejauh ini dilihat dari jiwa, badan dan luka sudah mulai membaik. Direncanakan jika kejiwaan, tubuh badan dan luka yang ada stabil minggu depan akan dilakukan tindakan berikutnya yakni mengamputasi tulang jari jemari yang menonjol. Asal kondisi tubuh dan kejiwaan stabil,” ujarnya. (Red)

Check Also

TAK HANYA BERKONSEP GREEN BUILDING BALE HINGGIL BAHKAN MEMIKIRKAN MASYARAKAT SEKITAR GEDUNG

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Sebuah Apartemen dengan dua Tower telah berdiri