Selasa, 19 November 2019, 17:32
Home / JAKARTA / PRESIDEN KATAKAN PELANTIKANNYA DILAKUKAN SEDERHANA TAPI KHIDMAT KEPADA PIMPINAN MPR
Presiden Jokowi saat konferensi pers bersama Pimpinan MPR.

PRESIDEN KATAKAN PELANTIKANNYA DILAKUKAN SEDERHANA TAPI KHIDMAT KEPADA PIMPINAN MPR

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Sepuluh pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dipimpin oleh Ketua MPR Bambang Soesatyo atau akrab disapa Bamsoet bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, (16/10/2019).

Pada kesempatan ini pimpinan MPR menyampaikan langsung undangan untuk pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober mendatang, “Saya menyampaikan bahwa penyelenggaraan upacara dan perayaan di dalam pelantikan dilakukan sederhana saja, tapi juga tanpa mengurangi kekhidmatan dan keagungan dari acara itu,” kata Presiden Jokowi.

Ketua MPR Bamsoet mengatakan MPR juga ingin acara pelantikan berlangsung khidmat tanpa gangguan, “Karena suksesnya ini, suksesnya acara pelantikan presiden, akan memberi pesan positif bagi dunia internasional dan itu akan juga membantu perekonomian kita. Dengan ekonomi yang baik maka itu sama dengan membantu rakyat kita semua. Jadi message – nya jelas, kami di MPR ingin acara ini berlangsung dengan khidmat,” ujar Ketua MPR.

Dikatakan sejumlah Kepala Negara dan Pemerintahan Negara sahabat akan hadir dalam acara pelantikan yang dipastikan hadir antara lain Kepala Negara atau Pemerintahan dari negara Asean dan Perdana Menteri Australia, “Tapi untuk pastinya silakan nanti dicek ke Menteri Luar Negeri,” imbuh Bamsoet.

Foto bersama Presiden Jokowi bersama 10 Pimpinan MPR.

Dalam pertemuan juga sempat menyinggung soal amendemen UUD 1945, “Ya yang paling penting perlu kajian – kajian mendalam, perlu menampung usulan – usulan dari semua tokoh, akademisi, masyarakat. Yang paling penting usulan – usulan itu harus ditampung. Masukan – masukan ditampung, sehingga bisa dirumuskan, berikan kesempatan kepada MPR untuk bekerja, melakukan kajian, menampung usulan – usulan yang ada,” terangnya.

Ketua MPR mengatakan pembahasan akan dilakukan dengan cermat dan menampung semua aspirasi juga akan berkonsultasi dengan Presiden, “jadi MPR tidak dalam posisi yang buru – buru. Kami akan cermat betul menampung seluruh aspirasi, sebagaimana disampaikan Pak Presiden, yang berkembang di tengah – tengah masyarakat,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut yaitu, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Sementara pimpinan MPR yang hadir yaitu Ketua MPR Bambang Soesatyo dan 9 Wakil Ketua MPR yakni Ahmad Basarah, Ahmad Muzani, Lestari Moerdijat, Jazilul Fawaid, Sjarifuddin Hasan, Hidayat Nur Wahid, Zulkifli Hasan, Arsul Sani, dan Fadel Muhammad. (Red)

Check Also

BBM LANGKA GUBERNUR KHOFIFAH DAN PERTAMINA JAMIN STOK KEBUTUHAN AMAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa lakukan rapat