WAGATABERITA.COM – JAKARTA.
Ayah,
Akankah Tuhan marah
Aku seorang muslimah
Selamat Natal ku ucapkan
Kepada temanku katolik dan Protestan.?
Pak Ahmad tertegun dan terdiam
Ludahnya tak sengaja tertelan
“Apa yang harus Aku katakan
Usia putri baru masuk tahun ke – sembilan.”
Haruskah aku ceritakan
Agama banyak aliran
Ulama banyak tak sepaham
Siapa menjadi pegangan.?
- PUISI DENNY JA SAHUR HARI KE DELAPAN, LEPAS DARI BOM, KUPANGGIL NAMA – MU DALAM HENING
- PUISI DENNY JA SAHUR HARI KETUJUH ‘KAMPUNGKU SAYANG, KAMPUNGKU CELAKA’
- PUISI DENNY JA SAHUR HARI KEENAM LUKA TERUS MENYALA (1)
- PUISI DENNY JA : SAHUR HARI KETIGA, BURUNG GAIB BERNAMA IMAN
- TULISAN DENNY JA : DAN IBU ITU MENGAJAK BOCAH CILIKNYA IKUT SERANGAN BOM BUNUH DIRI
Ayah, ujar putrinya
Yang benar yang mana?
Tuhan marah atau Tuhan suka?
Jika selamat Natal aku ucapkan.?
Lembut kepada putrinya
Pak Ahmad tanam mutiara
“Anakku, nabi sudah tiada
Yang tersisa hanya ulama
Namun mereka tiada satu suara.”
Ini prinsipnya
“Lakukan saja untuk temanmu
Apapun yang dirimu harap
dilakukan teman padamu,
“Jangan lakukan pada temanmu
apapun yang dirimu tidak senang dilakukan teman padamu.”

Esoknya sang putri riang
“Ayah, temanku senang hatinya
Katolik ataupun Protestan
Ketika kuberi ucapan
Selamat Natal.”
Pak Ahman mencium kening Putri
Sang Putri, ia ajak menonton TV
Planet Mars sudah dijelajah Amerika
Jepang mengembangkan robotika.
Sang Putri, ia ajak melihat langit
Di bintang yang paling terang
Bergantungan sinar
Cahaya aneka rumah ibadah
Kerlip aneka agama
Dari hati manusia yang sama.
Di sanubari
Pak Ahmad sedih
Ia melihat Indonesia
Masih berdebat soal itu itu juga
Ucapkan Natal bagi Muslim atau Muslimah
Halal atau Haram.?
Selasa, (24/12/2019). (Red)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.