Senin, 27 Januari 2020, 20:18
Home / HOTNEWS / KETUA KPK APRESIASI KAPOLRI ATAS TERUNGKAPNYA SIAPA PENYERANG NOVEL BASWEDAN
Logo KPK (Google)

KETUA KPK APRESIASI KAPOLRI ATAS TERUNGKAPNYA SIAPA PENYERANG NOVEL BASWEDAN

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Terkuak sudah siapa penyerang penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan setelah Polisi berhasil mengamankan dua orang yang diduga keras menjadi pelaku penyerangan tersebut 11 April 2017 lalu.

Pelaku dengan inisial RB dan RM diketahui anggota Polri aktif yang tertangkap atas kerjasama Tim teknis dengan Komandan Brimob belum dijelaskan kesatuan dari dua tersangka anggota Polisi tersebut.

Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono menjelaskan kedua pelaku ditangkap di kawasan Depok, Jawa Barat, “diamankan tadi malam di Jalan Cimanggis Depok,” ucap Argo seperti dikutip liputan6 sabtu (28/12/2019).

Setelah diamankan pelaku digelandang ke Polda Metro Jaya yang keeduanya telah ditetapkan sebagai tersangka, sedang motif dan peran pelaku Novel tersebut belum diketahui, “masih dalam pemeriksaan,” kata Argo.

Dijelaskan perjalanan panjang dilakukan penyidik Polri atas pengungkapan kasus penyerangan Novel Baswedan diantaranya melakukan olah tempat kejadian perkara sebanyak tujuh kali dan 73 saksi telah dimintai keterangan, “Polri membentuk tim teknis dan tim pakar kemudian juga ada kerja sama dari berbagai instansi seperti Labfor dan Inafis,” ucap Argo.

Pengungkapan kasus yang sangat dinanti masyarakat ini mendapat apresiasi dari Ketua KPK Filri Bahuri, tertangkapnya pelaku mengartikan Polri lebih maju dalam upaya pengungkapan kasus penyerangan Novel, “terungkap pelaku penganiayaan pegawai KPK, saya selaku pimpinan Ketua KPK menyampaikan penghargaan setinggi – tingginya di bawah nahkoda Bapak Kapolri Jenderal Idham Azis, saya menyampaikan sukses dan selamat kepada seluruh jajaran kepolisian,” katanya. (Red)

Check Also

INI KLARIFIKASI DENNY JA DALAM CERPEN KETIKA MEREBAK GOSIP MENAWARKAN DIRI JADI KOMISARIS BUMN

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. “Pastilah sebagian masyarakat ini kehilangan isu besar.