Minggu, 29 Maret 2020, 4:04
Home / NEWS / HUKUM / KEMEN PPPA PANTAU PENANGANAN KASUS DUGAAN PEMBUNUHAN ANAK BERJALAN TEPAT
Nahar.

KEMEN PPPA PANTAU PENANGANAN KASUS DUGAAN PEMBUNUHAN ANAK BERJALAN TEPAT

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Dugaan tindakan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh anak berusia 15 (lima belas) tahun, berinisal NF terhadap APA, bocah berusia 6 (enam) tahun menjadi perhatian mendalam Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) yang juga memastikan proses penanganan kasus dan pemberian dampingan psikologi tepat pada pelaku.

Pada kesempatan ini Deputi Perlindungan Anak Kemen PPPA, Nahar menegaskan, “kami menyampaikan duka yang sedalam – dalamnya atas peristiwa yang telah terjadi, terutama bagi keluarga almarhumah anak korban. Disamping itu, hal yang perlu menjadi perhatian kita semua bahwa anak pelaku juga anak korban. Ia harus mendapat pendampingan psikologis yang tepat dan harus ada pendalaman dari berbagai aspek selama proses penyelesaian kasus,” tegasnya.

Kunjungan ke rumah duka anak korban dan berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat telah dilakukan Kemen PPPA Sabtu (07/03) dan memastikan NF yang diamankan di Polres Jakarta Pusat menjalani proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) didampingi oleh orangtua, pengacara dan 2 (dua) orang petugas Balai Pemasyarakatan (Bapas).

Deputi Perlindungan Anak Kemen PPPA, Nahar.

Pemeriksaan psikologis di RS Bhayangkara Jakarta Pusat guna mendukung proses penyidikan telah dijalani NF dan petugas UPPA Polres Metro Jakarta Pusat telah meminta Unit Pelaksana Teknis Daerah Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (UPTD P2TP2A) DKI Jakarta untuk melakukan pendampingan dan pemeriksaan psikologis terhadap adik pelaku yang merupakan saksi kunci dalam kasus ini, Senin (09/03/2020).

Nahar menambahkan, “Kemen PPPA akan terus mengawal kasus ini dan mendorong Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, Suku Dinas Jakarta Pusat, dan UPTD P2TP2A DKI Jakarta untuk mendampingi dan melakukan asesmen (penilaian) mendalam terkait kasus ini hingga tuntas, serta memastikan anak pelaku segera mendapat pendampingan dari psikolog klinis dan psikolog anak,” tutupnya. (Red)

Check Also

MEMUTUS RANTAI PENYEBARAN CORONA PRESIDEN HIMBAU LAKUKAN KEGIATAN DI RUMAH

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Dampak virus corona terus meluas hampir di seluruh