Minggu, 29 Maret 2020, 3:22
Home / NEWS / HUKUM / LAKUKAN INVESTIGASI LIPUTAN ANGGOTA IWO SUMSEL DIKEROYOK HINGGA LUKA SERIUS
Anggota IWO Sumsel saat dirawat di Rumah Sakit.

LAKUKAN INVESTIGASI LIPUTAN ANGGOTA IWO SUMSEL DIKEROYOK HINGGA LUKA SERIUS

WAGATABERITA.COM – PALEMBANG.bLagi, terjadi kekerasan dilakukan sekelompok orang yang diduga oknum pihak Keamanan (PK) PT Lintang yang bertindak sangat kejam kepada wartawan yang juga tergabung di organisasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumatera Selatan.

Dalam hal ini IWO Sumsel mendesak kepolisian segera menangkap para pelaku yang dianggap kejam dengan menabrak dan mengeroyok wartawan media Online di Banyuasin tersebut saat melakukan peliputan pada Minggu (08/03/2020).

Sonny Kushardian selaku ketua sangat mengecam aksi kekerasan dan pengeroyokan yang di nilai biadab terhadap Deni Irawan (ir) wartawan media online yang sedang melakukan peliputan penambangan pasir di Lebung dan Rantau Harapan Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin yang bermaksud melakukan investigasi terkait adanya keluhan masyarakat hampir dua tahun lamanya.

“Kami menuntut polisi bisa bekerja optimal untuk menciptakan rasa aman pada warga Banyuasin, utamanya kalangan jurnalis karena dalam melaksanakan tugasnya wartawan dilindungi hukum yakni UU no 40 Tahun 1999. Jadi untuk itu kita meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku pengeroyokan terhadap wartawan dan mengusut tuntas atas kejadian tersebut, bila tidak mampu, kami secara terbuka akan menyatakan mosi tidak percaya pada Kapolda Sumsel,” ujar Sonny.

Anggota IWO Sumsel.saat ditangani petugas Rumah Sakit.

Disampaikan IWO akan membentuk tim investigasi dan melakukan pendampingan hukum karena Korban saat ini tercatat sebagai anggota IWO, “karena Denni Irawan (Korban) juga tercatat sebagai salah satu anggota IWO di Sumsel maka kita melalui Biro Hukum IWO Sumsel akan segera melakukan pendampingan Hukum terhadap yang bersangkutan,” tegas Sonny.

Kronologi kejadian bermula saat Deni Irawan (ir) melakukan peliputan dengan tujuan investigasi, “menindak lanjuti keluhan masyarakat Desa Lebung terkait adanya aktifitas penambangan pasir hampir dua tahun ini berlangsung tidak jelas kemana kontribusinya ke desa, namun setibanya di dusun gemanpo Desa Rantau harapan saat sedang mengambil gambar dari atas perahu datang Speedboat dengan kecepatan tinggi menabrak perahu yang saya naiki,” kata Ir saat kepada awak media.

Setelah ditabrak Speedboat IR langsung terpental ke sungai dengan handphone di tangan tetapi pelaku enam orang tersebut terus membabi buta mengeroyok, memukul, menendang, “Saya berusaha berpegangan di ujung perahu, melihat saya masih memegang Handphone (Hp) beberapa pelaku langsung memukul dengan mengunakan besi behel bergagang bambu berkali – kali ke tangan kiri saya, sampai hp saya terlepas masuk ke dalam sungai,” jelasnya.

Diketahui Ir ditangani medis di klinik Revalisa pangkalan balai karena mengalami luka robek jari tangan sebelah kiri, lebam di kepala bagian kiri, ngilu di bagian bahu sebelah kiri dan telah melaporkan kejadian tersebut ke SPK Mapolres Banyuasin dan berharap pelaku dapat ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku. (Red)

Check Also

KEMBALI TERUNGKAP PROSTITUSI ANAK KEMEN PPPA MINTA ORANG TUA PERHATIKAN ANAK SAAT BERMEDSOS

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Kepolisian Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta