Minggu, 29 Maret 2020, 3:12
Home / NEWS / JATIM PROVINSI PERTAMA YANG MILIKI TIM REAKSI CSIRT
Kepala Dinas Kominfo Jatim Benny Sampirwanto saat launching CSIRT.

JATIM PROVINSI PERTAMA YANG MILIKI TIM REAKSI CSIRT

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pemerintah provinsi Jawa Timur yang secara teknis ditangani Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jatim secara resmi me – launching Computer Security Incident Response Team (CSIRT) Untuk mengantisipasi dan mengatasi serangan siber di sektor Pemerintah, dengan adanya Tim CSIRT yang menangani serangan siber sektor Pemerintahan di Pemprov Jatim maka Jawa Timur menjadi Provinsi yang paling siap menangani serangan siber disektor Pemerintahan.

Launching ditandai dengan pemukulan gong dilakukan oleh Mayjen TNI Yosep Puguh Eko Setiawan selaku Deputi Bidang Penanggulangan dan Pemulihan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) di hotel Bumi Surabaya.

“Terima kasih kepada Pemprov Jatim yang langsung tanggap dan respon terhadap pentingnya pengamanan informasi Pemerintahan di Jatim. Dan keberadaan tim Jatim prov – CSIRT ini sangat diapresiasi, terlebih menjadi provinsi pertama yang memiliki pengamanan informasi di Pemerintahan Provinsi,” tuturnya.

Selain itu, BSSN menargetkan akhir tahun 2020 ini sebanyak 15 provinsi di Indonesia sudah harus membentuk tim CSIRT oleh sebab itu pihaknya berharap kepada Pemprov se Indonesia, agar segera membentuk tim reaksi cepat penanganan insidem keamanan informasi ini.

Berdasarkan data BSSN, selama kurun waktu 2018 saja, wilayah kedaulatan Indonesia mengalami sekitar 232 juta percobaan serangan siber. Di antaranya, sebanyak 122 juta serangan malware dan 16.000 jenis serangan inside dan outside. Serangan siber ini lebih banyak terjadi di web Pemerintahan.

“Kecenderungan serangan – serangan siber mengarah ke Pemerintah karena datanya strategis, yang paling lemah dan rentan kebanyakan Pemerintah Daerah. Disinilah BSSN membantu dibentuknya CISRT di daerah” jelasnya.

Foto bersama Launching CSIRT

Dalam sambutannya, Gubernur Jatim, khofifah Indar Parawansa yang dibacakan Kepala Dinas Kominfo Jatim Benny Sampirwanto mengatakan pembentukan tim Jatimprov – CSIRT ini sebagai langkah antisipasi untuk menghadapi serangan para cyber media, serta sekaligus menjaga keamanan informasi tentang Pemerintahan di Jatim sehingga dapat terlindungi dengan baik.

“Setelah dibentuknya Jatimprov – CSIRT ini, juga akan dilakukan koordinasi lebih intensif dengan BSSN, OPD, serta Kabupaten/Kota untuk memperkuat informasi Pemerintahan Provinsi Jatim,” pungkasnya sambil menjelaskan pembentukan tim sesuai SK Gubernur Jatim nomor 188/26/KPTS/013/2020 tentang Tim Respon Keamanan Komputer Provinsi Jatim.

Tamu yang hadir dalam kegiatan ini antara lain dari jajaran persandian di jajaran OPD Pemprov. Jatim dan para Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten/Kota se – Jatim. Selain acara launching Tim CSIRT ini, dalam acara ini juga dilakukan pertemuan pertemuan forum persandian dan keamanan Jatim tahun 2020, Kamis (12/03/2020). (Imas)

Check Also

UNBK SMA DIUNDUR PEMPROV JATIM GUNA CEGAH PENYEBARAN VIRUS CORONA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Antisipasi penyebaran Corona Virus Disease (COVID – 19)