Minggu, 29 Maret 2020, 3:46
Home / NEWS / WAGUB EMIL AKAN FASILITASI KEBUTUHAN WARGA EKS TIMOR TIMUR DI JATIM
Emil foto bersama warga eks Timtim

WAGUB EMIL AKAN FASILITASI KEBUTUHAN WARGA EKS TIMOR TIMUR DI JATIM

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Warga keturunan Timor Timur (Timor Leste) yang sekarang berada di Jawa Timur yang lahir atau pernah tinggal dibekas provinsi ke 27 Indonesia saat referendum lalu memilih pindah ke Indonesia yang saat ini menetap di kabupaten/Kota di Jatim diminta Wakil Gubernur Emil Elestiantk Dardak untuk menjadikan provinsi ini sebagai rumahnya.

Menerima perwakilan warga Jatim keturunan Timor Timur di Grahadi Surabaya Emil sapaannya mengatakan, “Ada warga yang punya kampung halaman atau keturunan Timor Timur yang saya harap sudah menganggap Jawa Timur sebagai rumahnya sendiri,” terangnya Kamis (12/03/2020).

Keturunan Timor Timur yang telah menetap di Jatim ini tentu kebutuhan hidupnya harus dipenuhi, namun terkendala keterbatasan akses pemenuhannya seperti jaminan kesehatan, pendidikan, perumahan atau lapangan pekerjaan dengan menggarap lahan pertanian atau yang sudah bekerja sebagai aparatur Pemerintah.

Permintaan dan harapan perwakilan warga keturunan Timor Timur yang telah membentuk organisasi Komunitas Persaudaraan Kesejahteraan Masyarakat eks Timor Timur (Koperkesmatim), Emil menugaskan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Timur untuk melakukan koordinasi pendataan kepada seluruh warga Jawa Timur yang ada hubungan kekeluargaan dan kekerabatan dengan warga Timor Timur.

Emil menambahkan, “pendataan ini menjadi prioritas, ada program – program yang sudah bisa diakses namun karena belum terdata dan terinformasikan maka belum termanfaatkan sambil Pemprov menyiapkan menata cara yang inovatif melalui upaya kolaboratif untuk menjawab permintaan saudara kita ini” tambahnya.

Semetara Silvestre C Tilman selaku ketua DPW Koperkesmatim Jatim menjelaskan saat ini ada sekitar 650 Kepala Keluarga atau 2.600 an warga eks Timor Timur yang sekarang menetap di Provinsi Jawa Timur tersebar di 27 kabupaten dan kota, terbanyak di Surabaya sekitar 250 KK dan Malang 150 an KK.

Sejak referendum rakyat Timor Timur yang memilih Indonesia telah menetap di Jatim hampir 21 tahun lamanya sebagai mana Provinsi itu menjadi negara Timor Leste, “Konsekuensi dalam referendum itu memilih NKRI maka kami harus hengkang dari Timor Timur baik warga asli atau pendatang dan meninggalkan apa saja yang ada, bahkan saat eksodus kami hanya bawa baju dibadan,” kenang Sily, yang bekerja sebagai ASN di RS. Paru Karang Tembok Surabaya ini.

Tujuan diadakannya pertemuan dengan Wakil Gubernur ini untuk silaturahmi dan juga menyampaikan sebagai sesama warga Jawa Timur yang mempunyai hak dan kewajiban sama pula bahkan warga eks Timor Timur ini taat hukum dengan tidak melakukan tindakan yang mengganggu kamtibmas Jumat (13/02/2020).

Untuk mendapatkan akses pemenuhan kebutuhan hidup seperti yang dijelaskan oleh Wakil Gubernur dirasakan sangat terbatas dan pihaknya bersyukur Pemerintah Provinsi akan berusaha untuk memfasilitasi melalui program pembangunan yang sudah ada. (Red)

Check Also

UNBK SMA DIUNDUR PEMPROV JATIM GUNA CEGAH PENYEBARAN VIRUS CORONA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Antisipasi penyebaran Corona Virus Disease (COVID – 19)