Minggu, 29 Maret 2020, 3:25
Home / NEWS / HUKUM / TRANSAKSI GANJA OKNUM PETUGAS TAKSI DITANGKAP PETUGAS BNNP JATIM
Kabid Pemberantasan BNNP Jatim Kombes Pol Arief Darmawan saat menunjukkan barang bukti yang diamankan.

TRANSAKSI GANJA OKNUM PETUGAS TAKSI DITANGKAP PETUGAS BNNP JATIM

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Siang itu Sabtu (21/03) pukul 14 : 15 WIB di halaman parkir Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Fitrah Jl. Kedinding Lor No. 99, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya datang ARN menemui YY dan menyerahkan paket yang berisi narkotika jenis ganja yang tidak mengetahui bahwa keduanya telah dipantau oleh Petugas BNNP Jawa Timur yang mendapat informasi dari masyarakat.

Keduanya ditangkap tanpa perlawanan selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan Petugas BNNP Jatim berhasil mengamankan 1 (satu) paket J&T Ekspress berbentuk kotak kardus dililit lakban warna cokelat yang berisikan 3 (tiga) bungkus narkotika jenis ganja dengan berat brutto masing – masing ± 985 (sembilan ratus delapan puluh lima) gram, ± 922 (sembilan ratus dua puluh dua) gram dan ± 1.004 (seribu empat) gram. Dengan demikian berat keseluruhan barang bukti narkotika jenis ganja adalah ± 2.911 (dua ribu sembilan ratus sebelas) gram.

Tersangka ARN mengaku disuruh seorang bernama ‘BRENGOS / BRENG’ (DPO) yang dikenalnya di Bali 4 – 5 bulan lalu dan 2 bulan lalu mereka bertemu di Surabaya, 3 – 4 hari kemudian mereka bertemu lagi dan menjadi penumpang taxi milik tersangka yang ongkosnya belum dibayar sebesar Rp. 200,000,- (dua ratus ribu rupiah) sehingga tersangka mau mengantar paket tersebut.

Sementara YY menerima narkotika karena disuruh teman bermainya ‘ZN’ yang sebelumnya juga pernah disuruh ‘ZN’ mengambil paket narkotika jenis ganja dengan upah sebesar Rp. 500,000,- (lima ratus ribu rupiah) yang rencana akan diranjaukan kembali di daerah Margomulyo yang belum diketahui siapa penerimanya.

Pada keterangan persnya Kepala BNNP Jatim Brigjend Pol Drs Bambang Priyambadha SH M.Hum melalui Kabid Pemberantasannya Kombes Pol Arief Darmawan mengatakan, “selanjutnya tersangka beserta barang buktinya dibawa dan diamankan di kantor BNNP Jawa Timur guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” terangnya.

Dua tersangka yang ditangkap BNNP Jatim.

Lanjut Arief, barang bukti yang disita dari tersangka ARN, “KTP, SIM A dan C ARN, satu unit mobil taxi Bluebird beserta STNK atas nama PT. Pusaka Nuri Utama, kartu control (Jasa Raharja), kartu Bluebird, kartu uji kendaraan, kartu pengawasan, STNK honda scooter atas nama HF, buku tabungan Mandiri, BRI beserta ATM Mandiri, BCA, BNI, BRI, handphone merk Vivo, Uang tunai sebesar Rp. 116,000,- (saratus enam belas ribu rupiah) dan sebuah dompet warna hitam,” paparnya.

Sementara Barang Bukti dari YY kami amankan, “satu paket J&T Ekspress berbentuk kotak kardus dililit lakban warna cokelat yang berisikan 3 (tiga) bungkus narkotika jenis ganja berat keseluruhan 12.911 (dua ribu sembilan ratus sebelas), KTP, SIM C atas nama YY, sepeda motor Honda Vario wana putih beserta STNK atas nama RHS, dompet warna hitam, hanphone merk Samsung J – 7,” ungkap Arief.

Arief menambahkan keduanya dikenakan pasal, “Tindak Pidana peredaran gelap Narkotika jenis Ganja, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009,” tutupnya Senin (23/03/2020). (Red)

Check Also

TIGA LANGKAH POLRESTABES SURABAYA CEGAH PENYEBARAN CORONA DI MAPOLRES

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Penyebaran Corona Virus Disease (Covid – 19)