Sabtu, 8 Agustus 2020, 16:13
Home / JAKARTA / PULIHKAN KOPERASI DAN UMKM PEMERINTAH RESTRUKTURISASI DENGAN 3 FASE
Teten Masduki Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah.

PULIHKAN KOPERASI DAN UMKM PEMERINTAH RESTRUKTURISASI DENGAN 3 FASE

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Upaya cepat dilakukan Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah untuk membantu agar aktivitas koperasi dan UMKM dapat tetap bertahan di tengah pandemi Covid – 19.

Teten Masduki Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah melapirkan pada Presiden bahwa pihaknya telah menyiapkan tiga fase program pemulihan koperasi dan UMKM melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB).

Pada acara Penyaluran Dana Bergulir untuk Koperasi Dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional, Teten memaparkan, “pertama, fase program survival. Fase awal ini kami telah melakukan restrukturisasi pinjaman mitra LPDB dalam bentuk penundaan pembayaran angsuran dan jasa selama 12 bulan,” ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Kamis, (23/07/2020).

40 mitra koperasi (100 persen) telah dilakukan restrukturisasi pihaknya dengan fasilitas penundaan pokok, perpanjangan jangka waktu, hingga penambahan fasilitas pinjaman atau pembiayaan dengan total outstanding sebesar Rp135,7 miliar.

Teten menambahkan, “LPDB tidak mengenakan bunga selama masa penundaan pembayaran sehingga secara langsung ini merupakan subsidi bunga dari LPDB sebesar 100 persen selama satu tahun,” terangnya.

Fase pemulihan ekonomi di mana Pemerintah menyediakan alokasi pembiayaan tambahan sebesar Rp 1 triliun yang khusus disalurkan kepada koperasi untuk menjangkau sekitar 4,8 juta UMKM anggotanya termasuk kebijakan fase kedua.

“Sampai saat ini kami telah melakukan penyaluran pinjaman atau pembiayaan baru dengan total pencairan sebesar Rp 381,4 miliar,” ungkap Teten.

Sementara penumbuhan ekonomi, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah juga menyiapkan sejumlah kebijakan untuk memudahkan akses pembiayaan koperasi dan UMKM dengan bunga ringan dan pendampingan adalah fase ketiga.

“Ini juga bagian dari upaya kami untuk membangun kelembagaan yang lebih mudah di UMKM untuk memudahkan kami dalam pembinaan ke depan. Sebab, jumlah UMKM sangat besar, 64 juta dan terpencar, kalau kita tidak sederhanakan kelembagaannya maka akan berat di pembinaannya,” terang Teten.

Sejumlah koperasi penerima program Pemulihan Ekonomi Nasional melalui LPDB turut hadir pada kegiatan ini diantaranya sebanyak 6 koperasi penerima restrukturisasi berupa penundaan pokok dan bunga serta 14 koperasi penerima perluasan modal kerja. Sebagian besar penerima lainnya mengikuti jalannya acara dari Gedung Smesco melalui telekonferensi video. (Red)

Check Also

DITENGAH KONDISI COVID REALISASI INVESTASI JATIM MASIH DIURUTAN KEDUA TEMBUS 51 TRILIUN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Kinerja realisasi investasi Jawa Timur semester I Tahun