Sabtu, 8 Agustus 2020, 16:35
Home / NEWS / GUNA MEWADAHI DAN MENINGKATKAN KEMAMPUAN IPCN HIPPII SURABAYA DIBENTUK
Ketua HIPPI Surabaya dan Jatim.

GUNA MEWADAHI DAN MENINGKATKAN KEMAMPUAN IPCN HIPPII SURABAYA DIBENTUK

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Bertujuan mewadahi dan meningkatkan  kemampuan Infection Prevention and Control Nurse (IPCN = Perawat pengendali dan pencegahan infeksi) di RS masing – masing, Kepengurusan Korwil Himpunan Perawat Pencegah dan Pengendali Infeksi Indonesia (HIPPII) Surabaya dibentuk.

Dengan Struktur kepengurusan sebanyak 17 orang terpilih secara virtual dalam sebuah acara zoominar Sulistyo Rini, SKep.Ns dari RS Haji Surabaya sebagai ketua disahkan Ketua DPW HIPPII Jatim, Bernedetta Indah Mustikawati, SKM. Minggu (26/07/2020).

Pada kegiatan zoominar tersebut sekaligus dimanfaatkan menjadi ajang  tukar pendapat dan masukan, serta silaturahmi antar anggota yang berasal dari sejumlah RS Pemerintah dan swasta di Surabaya.

Sulistyo Rini menjelaskan pembentukan kepengurusan HIPPII Korwil Surbaya beranggotakan 65 orang, “ya, semoga dengan terbentuknya kepengurusan HIPPII Korwil Surabaya ini, rekan – rekan IPCN semakin solid, kompeten dan menjadi ajang komunikasi lebih intens, membahas permasalahan – permasalahan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi/PPI yang ditemui di lapangan. Untuk itu perlu kita susun program kerja terkait kegiatan keorganisasian, salah satu medianya adalah dengan melakukan pertemuan secara intens lewat zoominar seperti ini,” ujarnya.

Ketua DPW HIPPII Jatim, Bernedetta Indah Mustikawati SKM menyatakan rasa gembira terbentuknya kepengurusan HIPPII Korwil Surabaya, “Saya berharap dengan adanya kepengurusan ini, mampu meningkatkan IPCN – IPCN yang menjadi anggotanya mampu berbuat lebih terhadap rumah sakit tempat tugas mereka masing – masing dan berkontribusi meningkatkan mutu rumah sakit dalam bidang pencegahan infeksi,” ujar Bernedetta.

Tak luput dalam zoominar dilakukan diskusi pembahasan kendala – kendala IPCN terkait penanganan Covid – 19 yang kesimpulannya para perawat IPCN harus mampu membuat risk management (manajemen risiko) rumah sakit untuk pencegahan dan penanggulangan Covid – 19.

Diantaranya persiapan sarana dan prasana, edukasi dan peningkatan kemampuan petugas penanganan covid – 19, perlindungan tenaga kesehatan (nakes) hingga tata laksana penanganan kasus Covid – 19 di rumah sakit masing – masing.

Dalam kegiatan zoominar ini juga diagendakan kegiatan seminar atau diklat, pada pertengahan Agustus 2020 antara HIPPII Korwil Surabaya dengan HIPPII Jatim, “sudah ada agenda acara, cuma masih dalam taraf pembahasan dan pematangan oleh bidang – bidang dalam struktur kepengurusan yang baru,” imbuh Rini. (Red)

Check Also

DITENGAH KONDISI COVID REALISASI INVESTASI JATIM MASIH DIURUTAN KEDUA TEMBUS 51 TRILIUN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Kinerja realisasi investasi Jawa Timur semester I Tahun