WAGATABERITA.COM – KENDARI. Kehendak yang Maha Kuasa bagi kesehatan, Kematian dan sebagainya pada kehidupan manusia tak bisa ditolak. Pasrah dan berserah diri, berdoa juga berjuang adalah yang harus manusia lakukan bila diserang musibah dalam kehidupan, Minggu (23/08/2020).
Seperti bayi berusia 22 bulan asal Desa Lasehao Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna yang mengalami gangguan kesehatan ini saat ini sedang berjuang melawan penyakit yang dideritanya agar dapat sehat hidup normal seperti pada bayi umumnya.
- KEMEN PPPA APRESIASI LANGKAH CEPAT KEMENDIKBUD JAWAB KELUHAN ANAK DAN ORANG TUA TENTANG BDR
- MENTERI BINTANG AJAK SEMUA WASPADA PADA PENGGUNA MEDSOS KARENA BANYAK PERDAGANGAN ANAK
- SUARA ANAK PERLU DIDENGAR DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN KEBUTUHAN ANAK
- KEMEN PPPA MINTA SEMUA IKUT MENJAMIN HAK ANAK KELOMPOK MINORITAS
- INI HASIL SUARA ANAK PADA PERINGATAN HAN 2019
Tapi apalah daya, dengan biaya pengobatan yang tergolong mahal saat ini orang tua bayi bernama Putri Alexa yang divonis menderita penyakit Hidrosefalus atau menumpuknya cairan pada otak sejak berusia 40 hari ini tergolong keluarga yang kurang mampu memenuhi biaya pengobatan anaknya.
Ningsi Sarmila sang ibu yang ditinggal pergi suaminya terpaksa hijrah ke Provinsi untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari mereka dengan bekerja sebagai pelayan pada penjual makanan lalapan pinggir jalan dan setiap hari terpaksa membawa serta bayi putri Alexa ketempat kerjanya karena tak ada yang merawat.

Beruntungnya Ningsi mendapat majikan yang baik, dirinya diizinkan tinggal dirumah majikan dimana dia bekerja di BTN Kendari Permai untuk meringankan biaya kos yang juga tergolong mahal dan pastinya dengan upah Rp. 1 juta per bulan pasti tak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan kehidupan mereka sehari – harinya.
Saat ini bayi malang yang terbaring lemah ini belum mampu melakukan pengobatan karena terkendala biaya sehingga Ningsih berharap akan ada bantuan dan perhatian dari para dermawan dan Pemerintah khususnya Daerah Kabupaten Muna untuk membantu pengobatan anak semata wayangnya.
Bagi para dermawan yang mengetahui informasi tersebut melalui media petasultra.com dan juga wagataberita.com yang berkenan membantu kesembuhan bayi malang tersebut dapat menyalurkan donasi dengan menyisihkan keberuntungannya dengan transfer kenomor rekening 259 02 01 0000 458 atas nama Ningsi Sarmila pada Bank Daerah Sulawesi Tenggara atau langsung berkunjung ketempat kerja sang ibu dilokasi dimana beliau bekerja dipenjual lalapan depan Hotel Claro, Kendari. (Red)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.