Senin, 28 September 2020, 9:20
Home / JAKARTA / PENJELASAN JUBIR SATGAS TENTANG KASUS COVID HINGGA PELUNCURAN VAKSIN DI INDONESIA
Jubir Gugus Tugas Covid.

PENJELASAN JUBIR SATGAS TENTANG KASUS COVID HINGGA PELUNCURAN VAKSIN DI INDONESIA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Wiku Adisasmito Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Covid – 19 menyampaikan terdapat 3 indikator kesehatan masyarakat yang menyusun pada kondisi covid – 19 ini di antaranya epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan masyarakat

Ditambahkan Wiku perkembangan kasus aktif Covid – 19 di Indonesia sejauh ini masih lebih rendah dari perkembangan rata – rata tingkat dunia yang diketahui hingga 25 Agustus 2020 Indonesia memiliki kasus aktif sebesar 24,1% atau 38.134 kasus dan di dunia persentasenya rata – rata 28,35%.

Sementara kasus sembuh Indonesia berada di angka 71,5% atau 112.867 kasus dan rata – rata dunia berada di angka 68,19%, “sedangkan jumlah kasus meninggal adapun 6.858 kasus atau 4,34%, dimana kasus di dunia 3,44%. Jadi Indonesia masih lebih tinggi dari rata – rata kasus dunia,” ungkap Wiku Adisasmito di Kantor Presiden, Provinsi DKI Jakarta.

Dikababarkan beberapa hari terakhir kasus positif cenderung menurun meski belum signifikan sementara angka kesembuhan cukup menanjak yang puncak grafiknya pada 24 Agustus jumlah kesembuhan harian sebanyak 3.560 kasus dan dalam 3 Minggu terakhir peningkatannya naik jadi tiga kali lipat, “Ini perlu diapresiasi secara nasional dengan pencatatan yang ada dari seluruh daerah dalam 3 minggu terakhir,” terang Wiku.

Disini Wiku juga merinci Peta Zona Risiko penyebaran pandemi Covid – 19, “dan semua indikator ini berbasis pada data pencatatan dimana sumbernya data surveilans dan database rumah sakit online yang dicatat Kementerian Kesehatan. Dan ini adalah sumber data terbaik yang dimiliki Indonesia,” lanjutnya.

Usai melakukan pendekatan dan penghitungan selanjutnya dilakukan skoring dan pembobotan sehingga terbagi 4 warna zona dipilih berdasarkan warna kebencanaan yang lazim digunakan untuk mengidentifikasi risiko wilayah dan juga rekomendasi dari WHO, Rabu (26/08/2020).

Dengan rincian Zona merah skor 0 – 1.80 dibuat zona beresiko tinggi selanjutnya zona risiko sedang atau zona oranye skor 1.81 – 2.40 senentara zona kuning adalah risiko rendah dengan skor 2.41 – 3.0 dan terakhir zona hijau atau tanpa kasus yakni tidak tercatat kasus positif atau pernah terdapat kasus namun tidak ada penambahan kasus baru dalam 4 minggu terakhir dan angka kesembuhan 100%.

Selanjutnya jumlah pemeriksaan per orang nasional hingga saat ini Indonesia baru mencapai 35,6% dari standar WHO dimana standar yang ditetapkan WHO yang idealnya adalah 1 : 1000 orang per minggu sehingga idealnya bagi Indonesia dengan jumlah penduduk 260 juta jiwa sehingga targetnya 267.700 orang per minggu.

Walau pencapaian pemeriksaan per orang nasional 95.463 orang per minggu Indonesia berupaya mengejar target WHO, “ini memang capaiannya masih jauh dari standar internasional, Pemerintah Indonesia berupaya keras untuk memenuhi targetnya, saat ini sudah ada 320 laboratorium dibawah 12 lembaga yang seluruhnya berupaya keras meningkatkan testing ini dengan baik,” jelas Wiku.

Sementara vaksin akan dimulai setelah lulus uji klinis fase 3 dan memberikan hasil yang baik serta kekebalan dimana BUMN Bio Farma telah melakukan kerjasama dengan Sinovac asal China mengembangkan vaksin Merah Putih.

“Indonesia juga bekerja sama dengan Sinopharm melakukan uji klinis fase 3 yang dilakukan China National Biotec Group. Dan uji diadakan dengan aliansi Uni Emirat Arab melalui perusahaan G42 Healthcare yang berbasis di Abu Dhabi,” ungkap Wiku.

Pemilihan Uni Emirat Arab sendiri disebabkan negara ini memiliki 85 kebangsaan dimana terjadi keterwakilan berbagai etnis bangsa di dunia. Dan Indonesia telah berdiskusi ke perusahaan Cansino asal China yang menerima paten teknologi pembuatan vaksin Covid – 19 dimana uji klinis fase 3 di berbagai negara akan dilakukan dan diharap uji coba lebih lanjut dapat dilakukan di Indonesia. (Red)

Check Also

ANDA INGIN NAIK KERETA BANYAK PROMONYA TETAPI BERIKUT SYARAT PROTOKOL KESEHATAN YANG HARUS DIIKUTI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) telah mencapai usianya ke – 75 …