Sabtu, 24 Oktober 2020, 21:06
Home / NUSA TENGGARA BARAT / PULAU SATONDA DANAU YANG ASIN DENGAN CERITA LEGENDA DAN WISATA LAUT YANG INDAH
Pulau Satonda NTB. (Google).

PULAU SATONDA DANAU YANG ASIN DENGAN CERITA LEGENDA DAN WISATA LAUT YANG INDAH

WAGATABERITA.COM – SUMBAWA. Pulau Satonda salah satu pulau indah yang tersembunyi di Provinsi Nusa tenggara Barat yang letaknya di lepas pantai utara Pulau Sumbawa dan masuk dalam wilayah Kabupaten Dompu berjarak tiga kilometer dari Selat Sanggar di Laut Flores berada di wilayah Desa Nangamiro Kecamatan Pekat, Minggu (20/09/2020).

Memiliki luasan sebesar 2.600 hektare (ha) yang terdiri dari 453,7 ha berupa daratan dan 2.146,3 ha lainnya adalah perairan Pulau Satonda dikabarkan terbentuk dari letusan Gunung berapi Satonda belasan ribu tahun lampau yang disebutkan juga gunung api purba berusia lebih tua daripada Gunung Tambora berjarak sekitar 30 kilometer dari pulau ini.

Terdapat danau tepat di tengah pulau Satonda dengan Luasan 335 ha dan kedalaman mencapai 86 meter dengan cerita legenda terdapatnya danau di tengah pulau itu adalah air mata penyesalan dari Raja Tambora yang murka karena pinangan kepada seorang perempuan ditolak mentah – mentah.

Murkanya Sang Raja yang tidak mengetahui bahwa perempuan yang ingin diperistrinya adalah ibu kandungnya sendiri sebab ketika kecil si raja pernah menghilang sampai membuat Sang Kuasa berang dan membuat Gunung Tambora meletus dan menimbulkan tsunami raksasa serta memisahkan daratan menjadi pulau – pulau kecil diantaranya Satonda.

Fenomena langka danau Satonda karena airnya asin dengan tingkat kebasaan (alkalinitas) sangat tinggi dibandingkan dengan air laut umumnya pernah diteliti Stephan Kempe dari Jerman dan Josef Kazmierczak asal Polandia Profesor biologi Eropa yang singgah meneliti danau pada November 1984 yang saat itu digelar Dutch Indonesian Snellius II Expedition berlanjut penelitian kedua pada 1989 dan 1996.

Awalnya danau berisi air tawar terbukti dari deposit gambut di bawah endapan menyerupai mineral laut di pinggir danau yang menjadi asin karena dibanjiri dengan air laut yang merembes melalui celah dinding kawah yang runtuh saat itu sementara saat ini permukaan air laut saat ini lebih tinggi 1 hingga 1,5 meter yang secara perlahan ketinggian laut telah menyusut sehingga penapisan air laut melalui dinding kawah terus melambat dan ketinggian air danau relatif stabil menandakan tidak ada lagi hubungan dengan air laut.

Dengan perubahan lingkungan Danau Satonda dimana kejenuhan dan alkalinitas air naik menyebabkan spesies yang hidup di dalamnya pun berubah hampir semua jenis moluska musnah kecuali spesies gastropoda (keong/siput) tertentu seperti Cerithium corallium yang diduga menjadi subspesies endemik Satonda teemasuk ditemui beberapa jenis ganggang.

Sampel mirip karang yang disebut stromatolit atau sembulan mikrobial, yaitu struktur terumbu yang tersusun oleh mikroba bakteri dan ganggang yang berlimpah pada kurun prekambrium atau sekitar 3,4 miliar tahun lalu yang pada perkembangannya tidak pernah ditemukan lagi sehingga kehadiran di Satonda menjadi sangat menarik karena menunjukkan danau memiliki lingkungan menyerupai lautan purba, prakambrium.

Tak banyak vegetasi yang dapat tumbuh di Satonda dengan tingkat keasinan yang tinggi hanya Kalibuda sehingga masyarakat sekitar menyebutnya sebagai Pohon Harapan karena dipercaya mampu mengabulkan semua permintaan yang diajukan mereka yang memohon di sekitar pohon dengan menggantungkan batu karang atau benda lain seperti kain, sepatu, kaleng, dan bungkus rokok dengan cara diikatkan di batang Pohon Kalibuda.

Tetapi lain halnya dengan pemandangan bawah laut di perairan sekitar Pulau Satonda, disini banyak titik penyelaman yang dapat menyaksikan terumbu karang cantik dan alami serta koleksi ribuan ikan hias aneka jenis yang yelah ditetapkan Pemerintah sebagai Taman Wisata Alam Laut (TWAL) pada tahun 1999.

Terdapat banyak kima berbagai jenis diantara padatnya terumbu karang termasuk bintang laut berwarna biru hingga yang berduri bahkan kurang dari dua meter bibir pantai yang berpasir putih spot karang yang padat dan rumah bagi ikan cantik seperti kerapu, moorish idol, dan lionfish dapat ditemukan termasuk nemo si ikan badut (clown fish) dapat dilihat bersembunyi di antara anemon. (Red)

Check Also

KEMEN PPPA DUKUNG KEBANGKITAN LOMBOK PASCA GEMPA

WAGATABERITA.COM – LOMBOK. Gempa bumi yang mengguncang Lombok, Provinsi