Sabtu, 24 Oktober 2020, 21:28
Home / MALANG / RS LAPANGAN MALANG DITAMBAH SOLUSI PASIEN POSITIF YANG BELUM SIAP ISOLASI MANDIRI
Gubernur Khofifah tinjau RS darurat lapangan Poltekes Malang.

RS LAPANGAN MALANG DITAMBAH SOLUSI PASIEN POSITIF YANG BELUM SIAP ISOLASI MANDIRI

WAGATABERITA.COM – MALANG. Penambahan satu Rumah Sakit Darurat Lapangan akan dilakukan oleh Satgas Percepatan Penanganan Covid – 19 Jawa Timur di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes) Malang yang rencananya akan ditinjau Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Rumah Sakit Darurat Lapangan yang berkapasitas 200 tempat tidur saat ini sedang dipersiapkan perizinan kepada Menteri Kesehatan yang semuanya tetap dalam konfirmasi dan koordinasi seperti jumlah tempat tidur, jumlah tenaga kesehatan, dokter, perawat, maupun sanitarian.

“Semua terlapor, itulah yang dilaporkan masing – masing rumah sakit rujukan ke All Record namanya. All Record itu mendapatkan laporan dari Jawa Timur ini 127 rumah sakit rujukan seluruh Indonesia,” jelas Khofifah Sabtu (19/09/2020).

Menjawab rakor yang dilaksanakan dengan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) sesuai instruksi Presiden, Pemda dari 9 Provinsi harus mewaspadai klaster keluarga sehingga RS darurat di Malang itu dipersiapkan.

Pasien Covid – 19 yang isolasi di rumah, yang sanitasi maupun ventilasinya kurang cukup dan anggota keluarga tetap bersapa pada saat bertemu menjadi kluster keluarga, “maka kemungkinan terjadinya penyebaran di dalam rumah, itu menjadi kewaspadaan baru,” tambah Khofifah.

Di tegaskan antisipasi kluster keluarga dengan solusi bagi yang sudah terkonfirmasi positif akan dibawa ke tempat isolasi, “tidak semua harus berbasis rumah sakit, karena yang ringan sampai sedang, cukup dengan Rumah Sakit Darurat Lapangan seperti di Indrapura Surabaya, dengan kesembuhan 100 persen dan meninggal 0 persen,” unkap Khofifah.

Poltekkes Malang yang akan menjadi salah satu tempat isolasi segera akan dilakukan koordinasi dengan Pangdam dan Kapolda, serta tim kuratif dan tressing Pemprov, “seluruh warga kalau dia positif sebaiknya tidak melakukan isolasi mandiri di rumah,” himbau orang nomor satu di Jatim ini.

Isolasi mandiri dapat dilakukan bila rumahnya dengan ventilasi cukup, sanitasi juga cukup, gizi yang cukup dan terpenting anggota keluarga memahami saat melakukan isolasi kontak terhadap yang sakit saat harus diberhentikan dulu sampai dinyatakan sembuh.

“Kalau di ruang isolasi seperti tadi misalnya, mereka akan ketemu dengan sama – sama yang terkonfirmasi positif, tetapi dalam keadaan ringan sampai sedang, itu yang ada di Rumah Sakit Darurat Lapangan dan kesembuhannya 100 persen sampai hari ini,” terangnya.

Check Also

MASYARAKAT PATUH SCREENING DAN ISOLASI COVID JATIM SISA TAK SAMPAI ENAM PERSEN

WAGATABERITA.COM – PACITAN. 1.005.807 test penggunaan rapid test baik antibody