Sabtu, 8 Agustus 2020, 16:34
Home / NEWS / JUMLAH PASIEN TINGGI PERAWATAN LAMA RS OVERLOAD KHOFIFAH MINTA BPJS BUAT PANDUAN KLAIM REIMBURSE
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

JUMLAH PASIEN TINGGI PERAWATAN LAMA RS OVERLOAD KHOFIFAH MINTA BPJS BUAT PANDUAN KLAIM REIMBURSE

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Rapat koordinasi secara virtual di lakukan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Direktur Utama BPJS Fahmi Idris dari Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (16/07/2020). Disini disampaikan agar segera dibuatkan panduan untuk klaim reimburse terkait pasien Covid – 19.

Khofifah menyampaikan, “terkait KMK (Keputusan Menteri Kesehatan) Nomor HK.01.07/Menkes/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid – 19, kami mohon panduan yang bersifat imperatif dari Dirut BPJS. Hal ini penting agar verifikator clear dengan panduan itu terkait reimburse,” pintanya.

Panduan BPJS ditunggu manajemen RS di Jatim, “semuanya harus sesuai SOP (standar operasional prosedur) yang disepakati BPJS dan tim verifikasi di Kabupaten Kota. Karena beberapa daerah overload sampai ke IGD. Kami dari Gugus Tugas Provinsi ini khawatir (klaim reimburse) tidak sesuai SOP,” jelas Khofifah.

Dicontohkan Khofifah, “ada yang kasusnya, mereka sudah swab 13 kali, gejala klinisnya sudah lewat namun diswab masih positif. Seperti di Jombang, Pacitan, Jember, dan terakhir kemarin di Gresik, Mereka hampir empat bulan dirawat. Yang paling lama itu pasien yang di Jember. Kalau di Pacitan juga sudah tiga bulan lebih. Yang kemudian menjadi titik koordinasi dan diskusi kami, pada dasarnya diswab masih positif namun kondisi klinis baik,” ungkapnya.

Rekomendasi herbal tertentu sering didapat dan sudah dilaporkan pengambil keputusan di Jakarta tetapi dokter tidak berani jika tidak pada posisi uji klinis dan formularium, “kenapa tidak mau coba, karena pasti BPJS punya standar tertentu. Maka dokter tidak akan berani, nanti bisa di – penalty, hal seperti ini, dari regulasi yang ada kami perlu dapatkan penjelasan agar dokter dan komandan RS dan Dinkes dapat referensi yang sama, sehingga tidak menimbulkan debatable,” ungkap Khofifah.

Terkait itu Fahmi Idris mengaku segera mengoordinasikan panduan reimburse BPJS yang diajukan RS. Dalam kondisi pasien yang masih cukup tinggi di Indonesia Fahmi mengaku harus mempertimbangkan banyak hal menyesuaikan aturan dari KMK 413 yang baru diterapkan beberapa hari lalu. (Red)

Check Also

DITENGAH KONDISI COVID REALISASI INVESTASI JATIM MASIH DIURUTAN KEDUA TEMBUS 51 TRILIUN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Kinerja realisasi investasi Jawa Timur semester I Tahun