Rabu, 21 Agustus 2019, 8:04
Home / NEWS / SUMBA TIMUR KOMIT PENGELOLAAN ENERGI RESPONSIF GENDER DIDAMPINGI KEMEN PPPA
Deputi Kemen PPPA saat dampingi Pengembangan Model Daerah dengan Pengelolaan Energi yang Responsif Gender di Waingapu, Sumba Timur.

SUMBA TIMUR KOMIT PENGELOLAAN ENERGI RESPONSIF GENDER DIDAMPINGI KEMEN PPPA

WAGATABERITA.COM – SUMBA TIMUR. Sebagai Instansi Pemerintah Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) berkewajiban mengintegrasikan isu gender ke dalam program pembangunan melalui Deputi Bidang Kesetaraan Gender dengan melaksanakan Pengembangan Model Daerah dengan Pengelolaan Energi yang Responsif Gender di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur Rabu (08/05/2019).

Kepala Bappeda Kabupaten Sumba Timur, Bargam Landumeha saat membuka kegiatan menerangkan, “Komitmen Pemerintah Sumba Timur terkait isu gender dalam bidang energi sudah tidak bisa diragukan lagi. Saat ini, kami sudah menerbitkan SK Bupati tentang kerjasama lintas OPD untuk mendukung Desa Lukuwingir di Sumba Timur sebagai desa percontohan integrasi isu gender dalam proyek besar energi Sumba Iconic Island (SII),” terangnya.

Dengan terbitnya Surat Keterangan (SK), wajib semua OPD mengalokasikan kegiatan relevan mendukung program mandiri energi ke Desa Lukuwingir, “hal ini berarti akan banyak program yang akan dilakukan di Lukuwingir dan integrasi gender ke dalam berbagai program yang akan dilakukan itu mutlak dilakukan” sambung Bargam.

Niken Kiswandari, Asisten Deputi Gender Bidang Infrastruktur dan Lingkungan Kemen PPPA menyampaikan saat ini perempuan masih tertinggal sehingga integrasi gender masih difokuskan pada penguatan akses, kontrol, manfaat dan partisipasi perempuan dalam program energi. Niken mengapresiasi komitmen dan inisiatif Pemda Sumba Timur menerbitkan SK integrasi isu gender dalam energi di Desa Lukuwingir.

Pengembangan Model Daerah dengan Pengelolaan Energi yang Responsif Gender di Waingapu, Sumba Timur

“Lukuwingir menunjukkan komitmennya dalam intergrasi isu gender dengan memiliki SK khusus. Hal ini merupakan sebuah terobosan pemerintah daerah. Selanjutnya roadmap perlu segera dibuat untuk mengidentifikasi langkah lebih lanjut. Kemen PPPA dalam hal ini berkomitmen mendampingi Pemda Sumba Timur untuk memastikan isu gender masuk ke dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan yang ada” tambah Niken.

Kemen PPPA juga melakukan audiensi dengan Wakil Bupati Sumba Timur dan menyampaikan perkembangan kegiatan integrasi gender ke dalam proyek energi di Lukuwingir. Kegiatan yang telah dilaksanakan tahun 2018 dan sudah memasuki periode pembuatan roadmap. Wakil Bupati Sumba Timur, Bapak Umbu Lili Pekuwali, menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Kemen PPPA yang telah menjadikan Lukuwingir dan Sumba Timur sebagai fokus kegiatan. (Red)

Check Also

REDAM PENGGUNA NARKOBA JADI LEBIH SENIOR KEPALA BNNP SETUJU JATIM MILIKI RS REHABILITASI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Gerakan anti narkoba terus digaungkan oleh Badan