Kamis, 3 Desember 2020, 14:06
Home / ENTERTAINMENT / MUSIK / SIAPA BILANG MASA PANDEMI TAK BISA BERRESTASI INI BUKTI YANG DILAKUKAN MAHASISWA UK PETRA DI PESPARAWI
PSM UK Petra.

SIAPA BILANG MASA PANDEMI TAK BISA BERRESTASI INI BUKTI YANG DILAKUKAN MAHASISWA UK PETRA DI PESPARAWI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Mahasiswa Nasional XVI tahun 2020 digelar secara daring di Universitas Tarumanagara, Jakarta sejak tanggal 02 – 07 November lalu merupakan program Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia setiap dua tahun.

Pada akhirnya Paduan Suara Mahasiswa (PSM) UK Petra berhasil menyabet juara 1 dalam ajang tersebut, “Puji Tuhan akhirnya PSM UK Petra meraih juara, sebuah pencapaian yang Tuhan ijinkan terjadi. Awalnya saya tidak yakin menang sebab lomba virtual ini tidak dapat diprediksi kemudian persiapannya sangat mepet,” urai Aris Sudibyo, S.T, BCM, ketua Apresiasi Musik Gerejawi (APMG) sekaligus pelatih PSM UK Petra.

Kegiatan ajang kreativitas sportivitas dan solidaritas antar mahasiswa ini diikuti 52 peserta berbagai perguruan tinggi seluruh Indonesia sementara PSM UK Petra mendapat nomer urut 25 dengan membawakan lagu wajib ‘Agnus Dei’ secara acapella dan lagu pilihan ‘Suaramu Kudengar, Tenanglah Kini Hatiku’ dengan iringan piano.

Paduan Suara yang diakukan secara daring ini sebelumnya tak pernah terlintas sebab selama ini diketahui penampilan paduan suara biasanya dilakukan dalam bentuk offline agar dapat merasakan ekspresi dan menghayati lagu yang dibawakan, “ini sebuah tantangan yang cukup sulit, dengan rekaman kita tidak bisa merasakan jiwa ataupun ekspresi dari para penyanyinya,” jelas Aris.

Dibantu para petranesian yang melatih tim PSM UK Petra secara daring sejak Agustus lalu Evelyn Marrelita, Ganda Charisma Kristi dan Onny Prihantono yang telah malang melintang dalam dunia musik di Indonesia dan internasional akhirnya membuat Aris berhasil membawa tim meraih kemenangan.

Melalui proses audisi sebelum masa pandemi berlangsung awalnya 80 mahasiswa sempat berlatih sekali secara tatap muka untuk vokalisasi yang terpaksa berhenti karena pandemi hingga beberapa mahasiswa pulang kembali ke daerahnya hingga tersisa 28 orang dalam tim PSM UK Petra yang berada di Batam, Bali, Bojonegoro, Surabaya dan di berbagai kota di Jawa Timur.

Latihan secara daring dari rumah masing – masing akhirnya dilakukan 2 bulan sebelum kompetisi, “proses ini sungguh memakan waktu dan tenaga. Hanya dalam dua bulan, kita harus mampu menyanyikan dua lagu lengkap dengan proses rekamnya. Proses editing sungguh menyita waktu. Bahkan ada suara mahasiswa yang harus merekam kembali suaranya hingga 45 kali. Saya sempet putus asa, waktu semakin mepet tetapi masih banyak kendala. Saya akhirnya berdoa dan menyerahkan semuanya pada Tuhan,” ungkap Aris.

Perekaman oleh Mahasiswa di rumah masing – masing dengan alat sederhana yang suaranya di satukan menjadi sebuah alunan musik paduan suara yang dapat didengarkan dengan syarat tidak dilakukan di studio dengan peralatan yang canggih dan tidak boleh melakukan rekaman bersama termasuk tidak dimanipulasi kemudian hasil rekaman video diserahkan pada panitia yang menghadurkan juri forensik untuk menilai kejujuran para peserta termasuk juri kehormatan dan juri artistik.

Sementara Dr. AG. Sudibyo, M.Si. ketua dewan juri kehormatan Pesparawi XVI tahun 2020 saat mengumumkan lomba melalui youtube mengatakan, “kami sangat menghargai semua usaha. Hasil yang dikirimkan sungguh luar biasa. Diluar ekspektasi. Mahasiswa Indonesia bisa melakukan hal yang luar biasa di tengah masa pandemi ini. Luar biasanya sebab festival ini dilakukan secara virtual, artinya lomba bernyayi tetapi dilaksanakan dari rumah,” jelasnya.

Untuk langkah selanjutnya setelah memperoleh prestasi tersebut selanjutnya Aris terus akan melatih kembali kualitas vocal PSM UK Petra agar bisa menjadi berkat bagi sesama, “saya menekankan penjiwaan, ekspresi dan intepretasi lagu agar orang yang mendengarpun dapat merasakan lagu,” tambahnya. Kamis (12/11/2020). (Red)

Check Also

INI WILAYAH JATIM YANG BERPOTENSI ALAMI CUACA BURUK TIGA HARI KEDEPAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Memasuki musim penghujan terus menjadi pantauan