Minggu, 24 Oktober 2021, 2:55
Home / NEWS / WUJUD KETEGASAN KHOFIFAH PADA JAJARANNYA MINTA DATA JANGAN DIKEMPIT SENDIRI
Gubernur Khofifah.

WUJUD KETEGASAN KHOFIFAH PADA JAJARANNYA MINTA DATA JANGAN DIKEMPIT SENDIRI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Perhatian khusus Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada pengelolaan sistem data di Jawa Timur sehingga ditunjuk Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim agar memberikan pelatihan khusus bagi pengelola data pada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) pada setiap OPD.

Saat melakukan Rapat Koordinasi Inovasi dan Program Strategis bersama Dinas Kominfo Provinsi Jatim serta seluruh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi  (PPID) Provinsi Jatim secara daring, Khofifah dengan tegas mengatakan, “Data jangan dikempit (sembunyikan – red) sendiri, mari kita bangun konektivitas antar OPD untuk updating data mewujudkan Big Data dan Satu Data,” tegasnya.

Pembuktian Pemerintah berbuat dan melakukan program pembangunan diantaranya dengan penyajian data yang baik karena itu Inisiatif ditujukan memperbaiki dan meningkatkan kualitas tata kelola data Pemerintahan sehingga bukan hanya pengambilan kebijakan tapi juga pemenuhan kebutuhan data publik bagi masyarakat.

Pinta Khofifah, “Dinas Kominfo yang menjadi user pengelolaan data dan OPD lain segera membangun konektivitas dalam updating data,” titahnya.

Diketahui pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 tahun 2019 yang dicetus Presiden Jokowi 12 Juni 2019 tentang Satu Data Indonesia, yakni kebijakan tata kelola data Pemerintah menghasilkan data yang terintegrasi, akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggung jawabkan, serta mudah diakses dan dibagi – pakaikan bagi kepentingan masyarakat.

Sementara pengelolaan Big Data di Jatim diharapkan Kepala Dinas Kominfo Jatim, Benny Sampirwanto layaknya seperti google dimana masyarakat butuh data Jatim mereka tinggal memanfaatkan aplikasi tertentu untuk mendapatkan data yang dibutuhkan dimana penyajian data yang baik tentunya menambah bobot kualitas berita pada setiap release yang diterbitkan.

Sehingga penyajian beritanya tak hanya berdasakan kegiatan yang ada tetapi merupakan hasil pembangunan yang diperkuat dengan data karena pada tahun 2021 pihaknya akan melakukan penguatan sarana prasarana (hardware/server) dengan mengalokasikan dana senilai Rp 1,7 miliar, Rabu (27/01/2021).

Hal tersebut dilakukan guna mempercepat akses Big Data serta kapasitas data yang tersaji lebih kuat dengan penguatan sarana prasarana ini adalah wujud komitmen Jatim untuk mewujudkan Big Data ideal. (Red)

Check Also

KETUM RELAWAN SOGAN BANTU NEGERI TANPA PAMRIH

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pemilu Presiden masih lebih 2 tahun lagi. Tetapi