Jumat, 18 Juni 2021, 12:59
Home / NEWS / BANYAK BEREDAR INFORMASI HOAX KADIS KOMINFO AJAK PERHUMAS BERSINERGI
Webinar Kadis Kominfo Jatim bersama Perhumas.

BANYAK BEREDAR INFORMASI HOAX KADIS KOMINFO AJAK PERHUMAS BERSINERGI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Perhimpunan Humas (Perhumas) di Jawa Timur diajak Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jatim Benny Sampirwanto untuk bersinergi dengan Pemerintah Daerah guna menangkal informasi hoax dan konten negatif yang semakin marak di dunia maya, Rabu (05/05/2021).

Kata Benny saat menjadi pembicara pada webinar bertajuk Literasi Digital Bersama Perhumas Jatim, “sekarang ini adalah eranya Post Truth (informasi yang fakta – fakta objektifnya dikaburkan publik – red). Semakin banyak informasi atau berita hoax yang muncul di Masyarakat. Maka itu saya mengajak kepada Perhumas untuk ikut menyampaikan berita baik yang sesuai fakta,” ajaknya.

Berbagai platform digital dimanfaatkan guna mengakomodasi sinergitas tersebut agar informasi hoax bisa ditangkal dengan menyediakan Call Center 1500 117 termasuk aplikasi pengaduan ‘Cettar’ dapat diunduh di Play Store juga media sosial, seperti Facebook, Twitter, youtube, dan instalgram, “selama ini Kominfo Jatim sudah bersinergi dengan jajaran OPD Pemprov Jatim untuk menangkal berita hoax tersebut,” ungkapnya.

Untuk menangkal derasnya arus informasi saat ini perlu dilakukan sinergitas dari pemerintah, swasta, dan perguruan tinggi sehingga informasi tersebut benar – benar bisa tersaring dengan baik kata Dr Suko Widodo Ketua Perhumas Surabaya.

Pihaknya dikatakan mendapat masukan cara membatasi konten negatif yang masuk lewat iklan yang kemudian iklan menjadi tontonan anak – anak saat bertemu Gubernur Jatim, “saya melihat sejak pandemi covid – 19, arus informasi hoax dan konten negatif terus marak. Maka itu Perhumas akan bersinergi dengan Pemprov Jatim untuk menangkal informasi tersebut,” tutupnya.(Red)

Check Also

VAKSIN JATIM LANSIA DAN GURU BELUM CAPAI TARGET

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Vaksinasi bagi lansia di Jawa Timur masih mencapai