Sabtu, 18 September 2021, 4:29
Home / JAKARTA / URUS KTP SYARATNYA SERTIFIKAT VAKSIN INI JELASNYA
Ilustrasi ktp

URUS KTP SYARATNYA SERTIFIKAT VAKSIN INI JELASNYA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Vaksinasi merupakan program Pemerintah Pusat yang diberikan gratis kepada seluruh masyarakat Indonesia yang bertujuan mengatasi penyebaran pandemi covid – 19 di Indonesia. Walau demikian masih cukup banyak masyarakat yang enggan melakukan vaksin dengan berbagai alasan.

Menindak lanjuti hal tersebut berbagai peraturan bahkan dikeluarkan Pemerintah agar masyarakat wajib mengikuti vaksin, tetapi hal tersebut terkadang dimanfaatkan oleh sebagian orang tak bertanggung jawab untuk menyebarkan kabar tidak benar seperti membuat informasi bahwa berbagai hal yang akan dilakukan masyarakat wajib menunjukkan sertifikat vaksin.

Berbagai hal yang saat ini sering dikaitkan dengan sertifikasi vaksin diantaranya informasi yang baru – baru ini beredar dan termasuk salah satu informasi yang diterima masyarakat bahwa pada layanan pengurusan Administrasi Kependudukan (Adminduk) masyarakat harus dapat menunjukan sertifikat vaksin covid – 19 dimana hal tersebut langsung mendapat bantahan dari Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemendagri), Zudan Arif Fakrulloh.

Dalam hal ini Zudan menegaskan bahwa layanan pengurusan Adminduk wajib mematuhi peraturan perundang – undangan yang berlaku dan belum terdapat persyaratan baru seperti menunjukan sertifikat vaksin, karena di masa pandemi ini hal tersebut dianggap dapat mempersulit masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan.

Dikutip dari laman Kemendagri Kamis (29/07/2021) kata Zudan, “Analoginya, seperti telur dengan ayam mana yang lebih dahulu, karena untuk mendapatkan vaksinasi covid – 19 penduduk juga harus memiliki NIK,” ungkapnya.

Vaksinasi hingga 80 persen guna mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity sedang digenjot Pemerintah, “jadi, kami justru ingin turut serta dalam upaya mendorong program vaksinasi dengan memberikan layanan Adminduk yang cepat dan mudah. Apalagi, animo masyarakat tengah tinggi untuk mendapatkan vaksin sehingga di berbagai daerah jumlah vaksinatornya pun perlu ditambah untuk melengkapi permintaan vaksinnya,” jelas Zudan.

Dikatakan Zudan kemungkinan kedepan sertifikasi dapat dijadikan syarat dalam mengurus layanan Adminduk, “aturan tersebut bisa diterapkan, namun nanti bila persentase vaksinasi sudah 80 persen sebagai upaya kita untuk mengejar sisa penduduk yang belum mau divaksin. Apa pun itu, kita akan melihat perkembangannya,” tutupnya. (Red)

Baca Juga:

    Check Also

    LAGI DUA VAKSIN TERBARU BISA DIGUNAKAN INDONESIA

    WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Terus berupaya melakukan vaksin guna