Kamis, 4 Juni 2026, 9:48
Home / NEWS / LONGSOR NGANJUK DUA MENINGGAL BELASAN SELAMAT BELASAN HILANG BELUM DITEMUKAN
Kondisi banjir Nganjuk.

LONGSOR NGANJUK DUA MENINGGAL BELASAN SELAMAT BELASAN HILANG BELUM DITEMUKAN

WAGATABERITA.COM – NGANJUK. Longsor dan banjir bandang kali ini terjadi di Kabupaten Nganjuk Jawa Timur. Dalam hal ini gerak cepat dilakukan Pemerintah Provinsi Jatim untuk menangani bencana dengan menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi, Senin (15/02/2021).

Tim TRC Pemprov Jatim langsung melakukan upaya – upaya seperti mendistribusikan peralatan dan logistik bencana alam seperti Alkom dan APD termasuk mengirim bantuan makanan anak sebanyak 200 paket, matras sebanyak 200 lembar, kasur sebanyak 200 lembar, kids ware sebanyak 50 paket, makanan siap saji sebanyak 120 paket, dan selimut sebanyak 50 lembar.

Pada keterangannya Benny Sampirwanto Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jatim mengatakan, “Pemprov Jatim masih terus mengatasi bencana longsor ini. Semua kemampuan kita kerahkan untuk mengatasinya. Baik Pemprov maupun Pemkab Nganjuk masih terus menjalin komunikasi untuk mengatasi bencana ini,” jelasnya.

Diterangkan berawal dari hujan dengan Intensitas sedang hingga tinggi sejak pukul 15 : 00 – 19 : 00 WIB membuat tebing di Dusun Selopuro Desa Ngetos Kecamatan Ngetos pada Pukul 18 : 00 WIB terjadi longsor dimana lokasinya di dekat retakan pada longsor tahun sebelumnya.

Data BPBD Jatim akibat longsor mengakibatkan 14 korban luka ringan yang telah ditangani Puskesmas Ngetos juga terdapat dua (2) orang hilang yang telah ditemukan dengan selamat kondisinya luka pada kaki juga terdapat dua (2) Korban yang hilang ditemukan dengan kondisi meninggal dunia dan hingga saat ini masih dicari 16 korban hilang.

Benny sapaannya menambahkan “longsor ini juga telah menimbulkan kerugian berupa rumah dalam kondisi rusak berat sebanyak 8 unit. Dan saat ini sebanyak 100 orang dewasa dan 41 anak mengungsi di halaman rumah dan joglo Kepala Desa Ngetos,” ungkapnya.

Tak hanya longsor hujan dengan intensitas sangat tinggi kali ini juga mengakibatkan banjir di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Berbek, Kecamatan Nganjuk, dan Kecamatan Loceret yang terjadi akibatk Air Sungai Kuncir yang meluap pada pukul 18 : 30 WIB.

Hingga informasi ini diturunkan banjir dengan ketinggian antara 40 – 80 cm tampak surut di Kecamatan Berbek dan Kecamatan Loceret, walau tidak menimbulkan korban jiwa banjir yang sempat memasuki rumah warga ini membuat sebanyak 41 orang dewasa dan 11 balita harus diungsikan ke SMP 1 Nganjuk dan Gedung KWARCAB Nganjuk. (Red)

Check Also

USAI DIBENTUK INI KEGIATAN PERTAMA PENGURUS PP IWO

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Jajaran Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) yang terbentuk beberapa waktu …